Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Sekolah di Gianyar Toreh Nugraha Adiwiyata Nasional

ADIWIYATA - Kepada Sekolah SDN 2 Lebih dan SMAN I Ubud saat menerima Adiwiyata tingkat Nasional tahun 2018.

 BALI TRIBUNE - SDN 2 Lebih dan SMAN I Ubud meraih Adiwiyata tingkat  Nasional tahun 2018. Penghargaan tersebut diterima  oleh masing-masing kepala sekolah yang didampingi oleh Kepala  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar  I Wayan Kujus Pawitra, di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian LHK, Jakarta, Jumat (21/12). Kepala DLH Kabupaten Gianyar I Kayan Kujus Pawitra mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh SDN 2 Lebih  dan SMAN I Ubud  yang sukses meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional. “Semoga prestasi ini bisa memberikan motivasi kepada sekolah yang lain agar bersama-sama bisa menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan,” harapnya. Menurutnya, komponen/indikator penilaian sekolah Adiwiyata sesuai Permen Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata meliputi kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis partisipatif, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. “Adiwiyata bukanlah sebuah lomba tetapi program dalam mewujudkan sekolah peduli pada lingkungan. Adiwiyata merupakan salah satu dari 8 (delapan) standart pendidikan nasional. Dimana sekolah itu wajib melaksanakan program Adiwiyata.” ungkapnya. Dengan penghargaan Adiwiyata ini Kujus  mengharapkan agar nantinya mampu memasyarakatkan dan menanamkan lingkungan hijau sejak dini mulai dari lingkungan sekolah. “Mudah-mudahanprestasiinibisamerambahkesekolah-sekolah yang lain. Saya sangat bangga karena semangat sekolah di Kabupaten Gianyar sangat tinggi dalam menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan,” katanya. Rachmad menambahkan bahwa program Adiwiyata ini bukan hanya tanggung jawab DLH saja, tetapi semua pihak mulai dari warga sekolah, pihak swasta, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama. “ Pada prinsipnya adiwiyata memiliki makna sebagai tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju pada cita-cita pembangunan berkelanjutan,” terangnya. Dalam penerapan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam, DLH Kabupaten Gianyar akan memberikan bantuan berupa tanaman obat, tong sampah dan tas ramah lingkungan kepada sekolah-sekolah yang ikut dalam program adiwiyata untuk menjaga kebersihan sekolah, mengurangi penggunaan tas plastik sehingga tercipta lingkungan yang nyaman. 

wartawan
redaksi
Category

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan Segera Dimulai

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan segera dimulai pada minggu ini. Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender dan jadwal penandatanganan kontrak kerja yang direncanakan pada Selasa (26/5/2026) mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.