Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Srikandi UNR Menyandang Profesor, Tika Widanti Dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap

Bali Tribune / DIKUKUHKAN - Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum., dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap UNR Bidang Ilmu Kebijakan Publik yang berlangsung di Auditorium UNR, Kamis (28/12)

balitribune.co.id | DenpasarRektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum., dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap UNR Bidang Ilmu Kebijakan Publik yang berlangsung di Auditorium UNR, Kamis (28/12). Pengukuhan Tirka Widanti dirangkai dengan Penyerahan SK Guru Besar dari Kemendikbudristek untuk Dr. Ade Maharini Adiandari, S.Sos., MM , CFP., CHRA., bidang Ilmu Manajemen Keuangan. SK diserahkan langsung Kepala LLDikti VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., IPU., ASEAN.,Eng. 

Perguruan tinggi swasta tertua kedua di Bali ini memiliki dua guru besar/profesor yang keduanya perempuan. Ketua Yayasan Jagadhita, Dr. Drs. AA Gde Raka, M.Si., mengucapakan selamat dan mengapresiasi semangat dan kerja keras sehingga mampu mencapai jabatan akademik tertinggi guru besar.  

"Semoga kerja keras dan kemampuan tinggi ini dapat menginspirasi akademisi UNR dalam semangat mencapai guru besar," harap Gung Raka, sapaannya.

Pihaknya mengapresiasi kerja keras dan perjuangan Prof. Tirka Widanti, karena selain sebagai rektor dan dosen di pascasarjana juga sebagai dosen tamu di luar negeri, dan banyak kesibukan ilmiah telah dilakukan. "Akhirnya mampu meraih jabatan akademik tertinggi ini," imbuh dia. 

Pihaknya berharap kepada Tirka Widanti agar memotivasi dosen-dosen lainnya, sehingga UNR terus melahirkan guru besar. Tahun 2024 nanti dipastikan mengukuhkan guru besar, Prof. Ade Maharani Adiandari. 

Ia menambahkan, perlu disadari tercapainya guru besar bukan capaian pribadi, melainkan capaian institusi dan yayasan dalam mencerdaskan bangsa. Semakin banyak memiliki SDM unggul dan  mumpuni, tentu bermanfaat bagi  masyarakat, lembaga maupun bangsa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. 

"Saya merasa bangga, sejak bergabung Prof. Tirka di UNR banyak memberikan sumbangsih yang signifikan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan UNR, banyak prestasi dan kerja sama, dan penghargaan, diraih," pungkasnya. 

Pada kesempatan tersebut Kepala LLDikti VIII Bagus Eratodi, mengucapkan selamat kepada Tirka Widanti atas pengukuhan ini. Kata dia, tercapainya puncak guru besar merupakan puncak karier yang tidak mudah. Berproses selama 14 tahun bukan waktu yang singkat. Deretan akademik, prestasi publikasi, hak paten, maupun jurnal membuktikan seorang dosen mencapai jabatan tertinggi tidak mudah. 

"Saya kagum. Proses selama 14 tahun dapat dilalui. Banyak proses tidak mengenal waktu dalam menyusun jurnal, penuh suka duka yang dihadapi beliau. Tentu capaian ini tidak terlepas dari kontribusi positif civitas akademika UNR menjadi spirit membangkitkan inspirasi baru melahirkan karya," terangnya.

Sementara itu Tirka Widanti, mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas capaian yang diraih jabatan akademik tertinggi yaitu sebagai Guru Besar Tetap di UNR. Capaian ini dapat diraih tentu berkat dukungan civitas akademika UNR dan Yayasan Jagadhita selaku Badan Hukum yang memayungi UNR. 

Dalam Pengukuhan Guru Besar Tetap tersebut, Prof. Tirka Widanti menyampaikan orasi ilmiah terkait "Isu Kesetaraan Gender dan Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Global: Refleksi Publikasi Internasional dalam Dua Dekade Terakhir" yang turut disaksikan Kepala LLDikti Wilayah VIII,  Senat dan para undangan lainnya. 

Akademisi yang dikenal punya relasi kuat di luar negeri ini, menambahkan, momen serupa pernah dilaksanakan UNR saat pengukuhan guru besar pada tahun 2011, namun sudah pindah home base. Ia pun tercatat sebagai guru besar kedua di Kampus Perjuangan. "Semua dosen yang ada di UNR selalu semangat mencapai prestasi segala hal di bidang akademik," imbuhnya. 

Dia mengenang, proses mencapai jabatan fungsional guru besar selalu diwarnai suka dan duka. Selama 14 tahun menjadi dosen,  proses penelitian kadang lancar dan kadang ada hambatan data maupun informasi. Namun proses tersebut sudah terlewati dan memperoleh hasil yang sesuai harapan untuk meraih jabatan puncak tertinggi dalam akademik dan kini mulai dengan satu digit baru.

Tampak hadir undangan dari pimpinan perguruan tinggi se-Bali, Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Kadisnaker Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, undangan akademik dari luar negeri dan pejabat lain.

wartawan
YUE
Category

Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan 2.000 Liter Minyak

balitribune.co.id I Semarapura - Mesin Phyrolisis di tempat pengolahan sampah terpadu (TOSS) Karangdadi Kusamba telah menjalani uji coba sejak tanggal 1 Juli 2026 lalu. Hasilnya, mesin Phyrolisis tersebut berhasil menyuling destilasi sampah menjadi minyak sebanyak 2.000 liter. Minyak ini juga telah diuji coba untuk digunakan pada mesin sepeda motor milik karyawan TOSS Karangdadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bawaslu Gianyar Motivasi Hak Pilih Penyandang Disabilitas

balitribune.co.id I Gianyar - Penyandang disabilitas yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih didorong untuk aktif menggunakan hak politiknya dalam setiap agenda demokrasi. Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan, kondisi disabilitas tidak boleh menjadi penghalang bagi warga negara untuk menggunakan hak pilih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tekan Biaya Produksi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Latih Warga Desa Bedulu Fermentasi Azolla untuk Pakan Nila

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, menyimpan potensi sumber daya lokal yang besar untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila.

Baca Selengkapnya icon click

Modus Tarik Motor Nunggak, Dua Debt Collector Gadungan Diciduk Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Dua pemuda asal NTT masing - masing berinisial LAN (23) dan FC (22) dibekuk anggota Polda Bali karena merampas sepeda motor orang. Dalam beraksi, kedua pelaku mengaku sebagai debt collector digunakan dua pria untuk merampas sepeda motor milik warga. Bermodal data yang ditunjukkan melalui telepon seluler, kedua pelaku mendatangi korban dan meminta motor dengan dalih menunggak angsuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.