Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Turis Tewas di Devil Tears, Boat yang Ditumpangi Dihantam Ombak Ganas

Bali Tribune/ Jenazah dua WNA dievakuasi dari pantai Devil Tears, Lembongan.
Balitribune.co.id | Semarapura - Ganasnya ombak di perairan laut Devil Tears, Nusa Penida, Klungkung, memakan korban sepasang turis asing, Senin kemarin. Mereka adalah Victor Johannes Allers (43) asal Afrika Selatan  dan teman wanitanya Caval Heir O Biron (48) asal Brazil.  
 
Peristiwa kecelakaan itu terjadi diduga boat yang mereka tumpangi untuk bermain snokerling itu dihantam ombak besar. Akibatnya, mesin boat pun mati lalu dua orang turis ini bersama dengan sang kapten terlempar keluar dan langsung saja disambut ombak ganas yang mengharubiru. Sang kapten yang bernama Suadak berusaha berenang ke tepian sedangkan dua orang turis itu tak berdaya karena terbawa arus yang cukup keras sehingga akhirnya hanyut.    
 
Peristiwa kecelakaan itu dibenarkan oleh Kapolsek Nusa Penida Kompol Komang Reka Sanjaya. Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Senin (16/9) kemarin sekitar pukul 10.15 Wita. Disebutkan bahwa tempat kejadian perkara di kawasan perairan Devil Tear Banjar Kawan Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung.
 
Menurut keterangan yang diperoleh pemilik speedboat tersebut bernama I made Artana (43) warga banjar kelod Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida. Sedangkan Kapten boat bernama Suadak (35). Pria asalah Banyuwangi ini beralamat tinggal sementara  di Desa Jungutbatu.
 
Awal mula kejadian terjadi ketika pada Senin kemarin sekira pukul 09.00 wita  speedboat Nagasima-Go berangkat dari pantai Jungutbatu. Tujuannya, menurut keterangan, akan mengantarkan sepasang turis asing itu  untuk melakukan menikmati pulau Lembongan dengan menggunakan speedboat Nagasima-Go.
 
Sekira pukul 10.15 Wita Nagasima-Go tiba di perairan Devil Tear kemudian saat sedang berhenti, tiba-tiba datang ombak besar menghantam speetboad dan mengakibatkan posisi speedboad terbalik. Sang kapten dan kedua penumpang tercebur ke laut, selanjutnya Kapten berenang menuju tebing kemudian di bantu warga sekitar diangkat ke atas tebing dengan menggunakan tangga tali. 
 
Namun naas bagi kedua penumpang WNA tersebut  yang terus di hantam ombak dan kehabisan napas kemudian hanyut terbawa arus.
 
Selang beberapa saat kebetulan ada bout lain yang sedang lewat kemudian ikut membantu kedua korban yang sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan posisi tertelungkup, kemudian korban di bawa ke Puskesmas Nusa Penida II. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis korban sudah di nyatakan meninggal dunia. Sementara itu  kapten bout masih dalam perawatan di East Medical Care Lembongan. 
 
Sementara itu Kadek Winaya Kepala Pos  Balawista Nusa Penida-Nusa Lembongan menyebutkan bahwa kemungkinan mesin boat mati saat musibah terjadi dan ombak besar menghantamnya yang menyebabkan kedua penumpangnya tewas.
 
"Info yang saya dapatkan tadi kemungkinan biasanya dari Jungutbatu itu mau snorkeling mau ke Nusa Penida biasanya. Itu boat snorkeling ke Nusa Penida kemungkinan mesinnya mati di sana karena ombak besar," ujar Kadek Winaya.
 
Winaya menuturkan speedboat yang ditumpangi turis-turis itu diduga terbalik karena dihantam ombak. Kapten kapal berhasil diselamatkan, namun ada dua turis asing yang tewas. Yang saya lihat itu kaptennya selamat, bule itu sudah meninggal tetapi belum bisa kami evakuasi jenazahnya itu. Dua bule meninggal yang saya tahu dua bule meninggal, sudah dipastikan meninggal dua, katanya masyarakat di sana laki dan perempuan" jelasnya.
wartawan
Ketut sugiana
Category

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.