Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dugaan Pelecehan Seksual oleh Seorang Sulinggih, Pengemong Beji Campuhan Tampaksiring Bakal Bersikap

Bali Tribune / Lokasi Sungai Campuhan Tampaksiring

balitribune.co.id | Gianyar - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum sulinggih di tempat penglukatan Campuhan Tampaksiring terus berbuntut. Lantaran areal suci  di  Desa/kecamatan Tampaksiring itu menjadi tempat kejadian perkara (TKP), pihak pengemong/Pengelola Pura Beji Campuhan pun bakal segera bersikap.

Mangku Prajapati Tampaksiring, Ida Bagus Nyoman Oka yang didampingi Jro Mangku Made Marja, Selasa (16/2) mengatakan, pihaknya mengaku sangat terkejut setelah mendapat informasi jika tempat pengelukatan yang disucikan itu menjadi TKP kasus dugaan pelecehan seksual yang kini sedang ditangani oleh Polda Bali. Mirisnya lagi, pelakunya adalah seorang oknum sulinggih.

“Menyikapi ini, tentunya kami akan melakukan pertemuan dengan adat. Apalagi dari informasi yang kami terima  oknum sulinggih ini sudah berstatus tersangka. Setidaknya, ada upacara pembersihan karena tempat suci in sudah dinodai,” ungkapnya.

Disebutkan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut, lantaran viral di medsos. Sementara  beji  campuhan ini baru dikelola dan diperbaiki beberapa bulan lalu. "Apa lagi kasusnya itu disebutkan sekitar bulan Juli tahun lalu. Atas kejadian ini, tentunya kedepannya  umat yang  akan melakukan pengelukatan harus matur puining dulu ke pemangku," jelasnya.

Disebutkan, sebelum dikelola dengan baik, masyarakat bebas untuk mandi atau melukat. Meski demkian, tempat itu sudah disucikan secara turun temurun. Sedangkan kini ada lima pamangku setiap hari untuk melayani umat.

“Apalagi kalau ada ritual khusus pada malam hari, harus sepengetahuan Pemangku," jelasnya.

Secera terpisah, Perbekel Desa Tampaksiring I Made Widana mengataka, pihaknya sangat kaget adanya pemberitaan tersebut. Disebutkan, pihaknya juga mengetahui dari informasi di Media sosial. Dari pihak polsek atau pun polres, disebutkan tidak ada pemberitahuan.

“Saya selaku perwakilan masyarakat desa dan mewakili diri pribadi sangat prihatin. Karena yang melakukan adalah seorang sulinggih. "Saya berharap umat yang melakukan tirtayatra spiritual sebaiknya koordinasi ke desa, terlebih kalau waktu malam hari" harapnya.

Dia mengatakan, Campuhan Tampaksiring tersebut, pada bulan Juli belum melakukan soft opening. Menyikapi kasus tersebut, akan dilakukan koordinasi sesuai awig awig dan pararem, apa yang harus dilakukan dan mohon petunjuk ke PHDI agar kesucian pura kembali, " pungkasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.