Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dugaan Pencemaran Irigasi, DLH Ginayar Bakal Uji Baku Mutu

Bali Tribune/PENCEMARAN - Petugas DLH saat mengecek dugaan pencemaran saluran irigasi.


balitribune.co.id | Gianyar - Meskipun kondisi air irigasi di wilayah Beng dan Gianyar secara kasat mata sudah keruh dan berwarna, tak serta merta bisa disebut tercemar. Karena katagori air tercemar harus dilakukan pengujian  batas toleransi baku mutunya. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar Ni Made Mirnawati, Rabu (31/8).
 
Disebutkan, terkait sorotan dugaan  pencemaran lingkungan yang terjadi pada sejumlah titik di Kelurahan Beng dan Kelurahan Gianyar,  Dinas Lingkungan Hidup Gianyar telah melakukan pengecekan ke lokasi yang menjadi tempat pencemaran.
 
Meski diakui fakta di lapangan secara nyata memperlihatkan adanya pencemaran. Namun DLH mengatakan belum bisa memastikan adanya pencemaran.  Sebab harus dilakukan pengukuran terkait  objek yang dikatakan tercemar. 
 
"Untuk dikatakan pencemaran, perlu dilakukan pengukuran atas objek yang diduga tercemar sesuai dengan baku mutu ditentukan, sehingga limbah tersebut tergolong sudah pencemaran atau masih dalam batas toleransi," terangnya.
 
Namun demikian,  pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan lingkungan setempat untuk sama-sama mengingatkan masyarakat. 
 
"Kami tetap melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan dan lingkungan untuk mengingatkan masyarakat ataupun pelaku usaha untuk melakukan pengelolaan limbah rumah tangga atau usaha sebelum dibuang ke media lingkungan," terangnya.
 
Sementara ditanya terkait program DLH dalam mengatasi pencemaran lingkungan diluar program rutin, Mirna menjelaskan pihaknya melakukan edukasi ke masyarakat. 
 
"Diluar program rutin, kita tetap melakukan kegiatan edukasi ke masyarakat dan kegiatan lainnya terkait kebersihan, lingkungan hidup," jelasnya.
 
Terkait penerapan sanksi, Mirna tidak menyatakan secara tegas pihaknya bisa melakukan hal tersebut. "Nggih, kita lakukan edukasi atau bina dumun masyarakatnya," pungkasnya. 
 
Sebelumnya pencemaran lingkungan terjadi di sejumlah titik di Kelurahan Beng dan Gianyar. Hal ini mengancam pencemaran di Kota Gianyar. Dimana Got yang menghitam dan  berbau busuk mengalir ke sungai yang membelah Kota Gianyar. Kondisi ini sudah terjadi bertahun-tahun namun hingga kini belum tertangani.
wartawan
ATA
Category

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.