Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dukung Kampanye Damai, Relawan YYDiaz Tolak Politisasi SARA

FOTO BERSAMA - Relawan saat foto bersama dengan Yosep Yulius Diaz (YYDiaz).

BALI TRIBUNE -  Calon Anggota DPRD Bali, Yosep Yulius Diaz menggelar simakrama bersama Relawan dan Pendukungnya di YYDiaz Center, Renon Denpasar, Minggu (23/9). Kegiatan pada hari pertama masa Kampanye Pemilu 2019 itu untuk menyamakan persepsi antar relawan dan pendukungnya. Yosep Yulius Diaz mengatakan, kampanyenya akan lebih banyak diisi dengan aktivitas berbaur untuk menyerap aspirasi masyarakat dengan mengedepankan semangat sinergi apresiatif yang berdaya ubah. Untuk itu, ia meminta kepada semua relawan dan pendukungnya untuk mencegah segala bentuk ujaran kebencian, hoax dan politisasi SARA selama masa Kampanye. "Perbuatan ini bertentangan nilai luhur Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika serta mengancam keutuhan NKRI. Sehingga komitmen seperti ini harus dimulai dari dalam sebelum mengajak pihak lain," ungkapnya. Sementara  Forum Relawan YYDiaz melalui juru bicaranya Fritz CF Reo menyampaikan petisi dukungan Kampanye Pemilu Damai 2019 yang digagas KPU, mendukung Polri dan penyelenggara Pemilu untuk menindak tegas para pelaku ujaran kebencian, berita palsu dan politisasi SARA sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Sehingga Forum Relawan YYDiaz mengajak semua relawan, pendukung serta semua kontestan Pemilu 2019 untuk mengedepankan dialog, adu gagasan, adu program dan adu jejak rekam. "Kami menghimbau kepada seluruh warga Bali dan warga Kota Denpasar khususnya untuk tidak mudah terprovokasi terhadap segala bentuk hasutan, serta tidak ikut menyebarkan segala bentuk pemberitaan yang bernuansa ujaran kebencian, berita palsu dan politisasi SARA. Marilah menyambut pesta Demokrasi dengan riang gembira, berbaur dan damai dalam semangat Sinergi yang Berdaya Ubah," Fritz.   Yosep Yulius Diaz resmi ditetapkan KPUD Bali sebagai salah satu Calon Anggota DPRD Provinsi Bali mewakili Dapil Denpasar, Kamis (20/9) melalui Partai Gerindra. Masuknya nama salah satu pegiat Pariwisata Bali ini mendapat sambutan yang positif dari beragam kalangan. Sebelum penetapannya, Yosep Yulius Diaz berkesempatan menggelar dialog untuk meminta saran  dan harapan dua pekan lalu, Kamis (7/9) di Renon Denpasar. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah politisi, seniman, pegiat pariwisata serta tokoh masyarakat dari Banjar Pagan Kelod, Desa Sumerta Kauh.  Menurut Nyoman Citra, salah seorang tokoh Banjar Pagan Kelod, Denpasar kabar majunya Yosep Yulius Diaz telah diketahui dan mendapat respon positif dari seluruh warga banjarnya. “Pak Yusdi orang asli Banjar Pagan Kelod yang sering berbaur dan bergotong royong di Banjar. Kami warga Banjar Pagan Kelod siap mendukung dan memilih Pak Yusdi," jar Nyoman Citra.   Dialog yang dipandu salah seorang Jurnalis Senior, Wayan I.Darmawan itu menghadirkan Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar, Made Muliawan Arya. Sosok akrab disapa De Gadjah ini menyampaikan penghargaannya atas kesedian Yosep Yulius Diaz menjadi Caleg melalui Partai yang dipimpinnya. "Pak YYDiaz telah banyak berbuat bagi warga Kota Denpasar terutama dalam kiprahnya sebagai tokoh yang menjembatani aspirasi warga lintas Etnis Nusantara. Sangat diharapkan kehadirannya nanti sebagai wakil rakyat di DPRD Bali akan memberikan warna baru dan manfaat untuk memperjuangkan aspirasi warga Kota Denpasar yang heterogen," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini. 

wartawan
Redaksi
Category

Komitmen Kuat Jaga Stabilitas Harga Menjelang Hari Raya, Bupati Bangli Pimpin Rapat High Level Meeting TPID dan TP2DD B

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli SN Sedana Arta, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bangli Tahun 2025. Pertemuan penting ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi dan menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada bulan November 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Tumbang di Pura Penataran Ped, Seorang Pemedek Tewas, Lima Luka-luka

balitribune.co.id | Semarapura - Pohon gepah yang tumbuh di Pura Segara Penataran Ped, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida mendadak tumbang, Rabu (5/11) malam. Pohon berukuran besar itu, menimpa beberapa pemedek yang kebetulan berada di pura tersebut untuk melakukan persembahyangan purnama. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dari musibah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadikan Nusa Penida 'Green Island', Bupati Klungkung Ajak Warga Stop Buang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id | Semarapura - Mari bersama-sama peduli kebersihan lingkungan jangan membuang sampah sembarangan agar Nusa Penida selalu bersih dari sampah. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Waste Management Ecosystem di Mandawa Creative Speace Amerta Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (6/11/). 

Baca Selengkapnya icon click

Dekranasda Tabanan Tampilkan Karya Triwastra dalam Bali Fashion Week 2025 Season 1

balitribune.co.id | Tabanan - Selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya diwakili Ny. Budiasih Dirga menghadiri ajang Dekranasda Bali Fashion Week 2025 Season 1, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (4/11). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Matangkan Keterbukaan Informasi, Diskominfosan Bangli Terima Visitasi Komisi Informasi Bali

balitribune.co.id | Bangli – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli menunjukkan keseriusan dalam mengelola keterbukaan informasi publik dengan menerima kunjungan penting dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Bali, Kamis (6/11).

Baca Selengkapnya icon click

Serangan Tikus di Tegalalang: Petani Pasrah Gagal Panen 3 Kali Musim, Merugi Tanpa Jaminan Asuransi

balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah usaha petani mempertahankan lahan sawahnya dari alih fungsi, justru hama tikus menggerogoti. Di Subak Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallaalang, Gianyar, bahkan ada petani yang mengalamai gagal panen dalam tiga musim berturut-turut. Hal ini sangat ironis, kerugian material dan inmaterial cukup siginifikan tanpa jaminan asuransi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.