Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dunia Seni Bali Berduka, Sang Maestro Patih Agung Tutup Usia

drama gong
Bali Tribune/ Prof. Dr. Drs. I Wayan Sugita.

balitribune.co.id | Gianyar - Tahun 2025, munculnya banyak pemeran Patih Agung muda dalam pagelaran Drama Gong, sosok Prof. Dr. Drs. I Wayan Sugita, M.Si seakan jadi tongkatan. Jejak digitalnya pun terus muncul sebagai pembanding. Namun sayang, sang maestro yang juga Guru Besar Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) keburu berpulang. Kabar ini pun langsung  mengejutkan semua kalangan.

Dari informasinya yang diterima, Kamis (8/1), Prof. Dr. Drs. I Wayan Sugita, M.Si,  menghembuskan nafas terakhir, Rabu (7/1/2026), malam di RSU Wangaya, Denpasar. Almarhum menderita  komplikasi penyakit. Dengan riwayat penyakit jantung dan sempat mengalami stroke pada 2017. Seiring perjuangan untuk meraih gelar profesor, penyakit sempat berhasil mereda. Namun sejak 22 Desember 2025 kondisinya memburuk lagi. 

"Bapak sempat menjalani perawatan intensif akibat infeksi paru-paru dan sempat menunjukkan perkembangan positif setelah dipulangkan ke rumah pada 2 Januari 2026. Rabu sore Bapak drop dan kami bawa ke IGD RSU Wangaya.  Namun Terjadi henti napas dan henti jantung, dan dinyatakan meninggal dunia," ungkap putra almarhum, Tilem Pastika.

Kepergian almarhum meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi insan seni, akademisi, dan masyarakat Bali yang mengenalnya sebagai sosok Patih Agung yang karismatik dan ikonik di panggung drama gong. I Wayan Sugita lahir di Banjar Bukit Batu, Samplangan, Gianyar, 8 Mei 1965. Meski tidak menempuh pendidikan seni secara formal, kecintaan dan ketekunannya terhadap seni pertunjukan membawanya menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam dunia drama gong Bali.

Namanya mulai dikenal luas pada 1984, setelah meraih juara pemeran pria utama terbaik dalam Festival Drama Gong Remaja se-Bali. Pada tahun yang sama, Sugita tampil bersama Sekaa Drama Gong Saraswati mewakili Kabupaten Gianyar di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) dan berhasil meraih Juara II. Tak berhenti sebagai aktor, Sugita kemudian mengumpulkan para pemenang festival dan mendirikan grup Panjamu Asrama, yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan profesionalnya. Seiring waktu, ia dikenal luas lewat perannya sebagai Patih Agung, tokoh antagonis yang melekat kuat di hati penikmat drama gong.

Kepergian Prof. I Wayan Sugita menjadi kehilangan besar bagi dunia seni dan pendidikan Hindu di Bali. Dedikasi, keteladanan, serta jejak pengabdiannya akan terus hidup dalam karya dan generasi yang pernah disentuhnya.

wartawan
ATA
Category

RGS Karangasem Juara Turnamen Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah berlangsung sejak tanggal 29 Agustus 2026 lalu, kejuaraan Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026 akhirnya berakhir dan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Karangasem yang juga Ketua KONI Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dan Ketua Pengkab PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) yang juga Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, pada Rabu (9/9/2026) malam, saat berlangsungnya babak Final.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kunjungan Wisatawan ke Desa Wisata di Badung Belum Merata, Empat Desa Masih di Bawah 1.000 Kunjungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pengembangan desa wisata di Kabupaten Badung masih menghadapi persoalan pemerataan kunjungan. Dari 568.582 kunjungan yang tercatat sepanjang Januari hingga Juli 2026, lebih dari 92 persen terkonsentrasi di enam desa wisata.

Baca Selengkapnya icon click

Enam Subak di Petang Dilanda Kekeringan, Pemkab Badung Kirim 3 Truk Tangki

balitribune.co.id | Mangupura - Kekeringan mulai mengancam sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Sedikitnya enam subak terdampak akibat debit air irigasi yang terbatas dan distribusi yang belum mampu menjangkau seluruh areal persawahan, terutama kawasan hilir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Tjok Surya Tinjau Rencana Restorasi Pura Penataran Pratisentana Ki Mantri Tutuan

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, meninjau langsung kondisi Pura Penataran Pratisentana Ki Mantri Tutuan yang berlokasi di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kamis (10/9/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan rencana restorasi pada bangunan Pemedal dan Bale Kulkul pura tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Retribusi DTW Nusa Penida Tembus Rp300 Juta Per Hari

balitribune.co.id | Semarapura -  Penerapan pungutan retribusi pariwisata melalui program One Gate One Destination (OGOD) di Nusa Penida mulai menunjukkan hasil dari sisi penerimaan. Dalam sembilan hari pelaksanaan, 1–9 September 2026, penerimaan retribusi dari daya tarik wisata (DTW) disebut mencapai sekitar Rp2,7 miliar, dengan rata-rata sekitar Rp300 juta per hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.