Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Echo Drive" Tawarkan Pengendara Ramah Lingkungan

Bali Tribune/ ECHO DRIVE - Carla Mia dengan sepeda motor ramah lingkungan (echo drive) yang bermotof batik.
balitribune.co.id | Gianyar -  Keberadaan motor listrik yang satu ini digerakkan dengan menggunakan battery (aki) tidak butuh bahan bakar minyak layaknya kendaraan bermotor lainnya. Digerakkan dengan dua aki atau satu akipun bisa. Butuh waktu sekitar 3 hingga 4 jam untuk isi ulang. Dalam keadaan aki full motor listrik ini bisa menempuh jarak 170 km, setelah itu mesti di charge lagi. Maksimal kecepatan motor listrik ini bisa mencapai 70 km per jam.
 
"Jadi motor ini cukup kencang juga sebenarnya. Lagipula motor ini dilengkapi dengan berbagai indikator yang terhubung langsung dengan hape dan internet seperti i cloud," ujar Carla Mia WNA Jerman yang sudah lama tinggal di Bali ketika ditemui disela kegiatan kejuaraan surfing di pantai Keramas, Gianyar, Senin (13/5)
 
Carla Mia bersama beberapa orang temannya diketahui dalam setahun ini gencar mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik di Bali. Ia beralasan, polusi di Bali sudah termasuk tinggi, jadi ia memutuskan untuk mengkampanyekan kendaraan listrik, terutama sepeda motor yang kerap digunakan masyarakat lokal ataupun wisatawan yang datang ke Bali.
 
"Motor ini lebih ekonomis sebenarnya, lagipula cocok buat Bali yang tingkat polusinya sudah mulai tinggi dan yang penting ramah lingkungan," tukasnya.
 
Keunikan dari sepeda motor ini yaitu, penggunanya bisa pesan khusus (custom) motif body motor sesuai dengan keinginan. Seperti yang terlihat di lokasi ada yang motifnya batik yang merupakan ciri khas Indonesia. 
 
"Lagipula untuk bodynya kita menggunakan daur ulang plastik yang setelah diproses menyerupai fiber atau sejenisnya. Jadi kalau orang tidak tahu dikira bahan mika layaknya sepeda motor yang ada, tapi sebenarnya ini plastik daur ulang," katanya bangga sembari mengatakan komponen yang ada merupakan rangkaian dari beberapa negara seperti ban dari Jerman, Body dari Brazil, mesin dari Jepang. 
 
Namun sayangnya Carla belum bisa menyampaikan berapa harga yang ditawarkan nantinya, musababnya semua pengerjaan motor masih di luar negeri dari mesin, komponen hingga body. Sedangkan kalau untuk pembuatan di Indonesia investasinya cukup mahal. 
 
"Sementara kita hanya ingin tahu respon dari masyarakat selain itu juga kita ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini," tuturnya. 
wartawan
Redaksi
Category

Tekanan Fiskal, Pemkab Buleleng Potong Tambahan Penghasilan ASN

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat mengalami tekanan fiskal (fiscal stress), Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana mengambil jalan pintas dengan memotong anggaran pengahsilan untuk pegawai. Langkah memotong anggaran penghasilan pegawai (ASN) itu disebut merupakan langkah efisiensi untuk menyelamatkan keuangan daerah.

Dalam proyeksi APBD 2026 kekurangan anggaran hingga mencapai Rp 50 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

2025, Kejari Buleleng Terima 10 Laporan Dugaan Korupsi, Mayoritas Dihentikan

balitribune.co.id | Singaraja - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng memaparkan capaian penanganan perkara korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang jatuh pada 9 Desember. Sepanjang Januari hingga Desember, tercatat sepuluh laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) telah diterima bidang pidana khusus (pidsus) dari berbagai elemen masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

CBR250RR Kembali Tak Tersentuh di Lintasan Balap Asia

balitribune.co.id | Jakarta – Dominasi pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) bersama CBR250RR di ajang balap Asia terus berlanjut. Fadillah Arbi Aditama melanjutkan tradisi tersebut setelah tampil gemilang dan mengamankan predikat Juara Asia pada seri terakhir Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP)250 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu-Minggu, 6-7 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Jerit Bumi yang Mulai Putus Asa

balitribune.co.id | Dalam sunyi malam tanah Sumatra Utara diselimuti jerit pilu, seorang ibu sedang  mencari anaknya di antara reruntuhan, “Kami mohon perlindungan-Mu. Peluklah jiwa-jiwa yang pergi dengan kasih-Mu. Sembuhkanlah luka fisik dan batin mereka yang tertinggal. Berilah kekuatan pada setiap hati yang hancur agar tetap tegak dalam kesusahan”.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.