Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ECOMOVE 2025, Langkah Nyata HIMA LSPR Bali Jaga Ekosistem Pesisir

pelestarian
Bali Tribune / ECOMOVE #1 - HIMA LSPR Bali melakukan pelestarian lingkungan melalui kegiatan ECOMOVE #1 di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, Minggu (23/11)

balitribune.co.id | Mangupura - HIMA LSPR Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan ECOMOVE #1 yang diselenggarakan di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang pada Minggu (23/11). Mengusung tema “Satu Aksi, Seribu Arti, untuk Bumi yang Lestari,” kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai SMA, perguruan tinggi, dan perwakilan sponsor.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah mitra seperti Puri Canggu, Puri Kaja, Puco, Warung Dangin, Bottle for Earth, Pelindo, dan Waterbom, yang bersama-sama mewujudkan aksi nyata konservasi pesisir.

Merespons Ancaman Abrasi Pesisir

ECOMOVE #1 hadir sebagai jawaban atas meningkatnya ancaman abrasi dan kerusakan ekosistem pesisir di sejumlah wilayah di Bali. Selain menanam bibit mangrove, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai peranan penting mangrove sebagai pelindung pantai dan habitat beragam biota.

Dalam sesi pembuka, peserta diberikan pemahaman tentang dampak perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut serta bagaimana mangrove menjadi solusi mitigasi alami yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir.
Ketua HIMA LSPR Bali menyampaikan,“Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir demi kehidupan yang lebih lestari.”

Penanaman 60 Bibit Mangrove Bersama Masyarakat Lokal

Setelah sesi edukasi, para peserta terjun langsung menanam 60 bibit mangrove di area berlumpur sesuai habitat aslinya. Tantangan medan berlumpur menjadi pengalaman berharga terutama bagi yang pertama kali langsung ikut serta dalam konservasi.

Edelstein, salah satu peserta, berbagi pengalamannya, "Meski medan berlumpur cukup berat, saya senang bisa melihat langsung cara pelestarian mangrove di Bali.”

Kegiatan ini didukung oleh KUB Segara Guna Batu Lumbang, kelompok masyarakat lokal aktif yang selama ini menjaga dan merawat kawasan mangrove di sana, sehingga kolaborasi ini mempererat sinergi antara pendidikan, komunitas, dan pariwisata ekologis di Bali.

Dukungan Akademisi Dalam Pembelajaran

Dosen LSPR Bali, Lucky Mochamad, menyatakan, “Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat untuk alam, tapi juga jadi pengalaman belajar langsung yang menyenangkan bagi mahasiswa.”
Dosen lainnya, Andyna Sari, menambahkan, “ECOMOVE sejalan dengan tujuan global SDGs yang selalu didukung oleh LSPR.”

Program Berkelanjutan untuk Generasi Peduli Lingkungan

ECOMOVE dirancang sebagai program berkelanjutan yang akan terus berjalan dengan tahap berikutnya. ECOMOVE #2 akan diadakan pada April 2026 dengan kegiatan bersih-bersih pantai, dan ECOMOVE #3 pada Juni 2026 berupa workshop bertajuk “Memanfaatkan Bumi Tanpa Merusak Bumi.”

Melalui rangkaian kegiatan ini, HIMA LSPR Bali berharap kesadaran dan kepedulian lingkungan dapat menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda di Bali dan Indonesia.  

wartawan
RED
Category

BKSAP DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar, Bahas Waste Management dan Quality Tourism

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan bahwa Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kualitas pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click

OJK, PPATK dan BSSN Sepakat Jaga Integritas Sektor Jasa Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.