Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Edukasi Pengelolaan THR, Hasil Survei Sebesar 25% untuk Liburan

Bali Tribune / THR - Prioritaskan THR untuk melunasi utang konsumtif sebesar 30%, terutama yang berbunga mahal. Kemudian sisihkan untuk investasi sebanyak 20% dan memperkuat posisi keuangan. Setelah itu baru digunakan untuk belanja maupun kebutuhan Lebaran sebesar 50%,

balitribune.co.id | DenpasarRamadhan identik dengan momen suka cita serta kumpul keluarga dan teman. Di sisi lain, Ramadhan mendatangkan tantangan tersendiri bagi sebagian orang akibat pengeluaran yang meningkat seiring bertambahnya kebutuhan pokok dan kebutuhan hari raya. Pada hari raya keagamaan ini perusahaan memberikan tunjangan (THR) kepada para pekerjanya. Berdasarkan survei tahun 2019, rencana penggunaan THR sebesar 25% untuk mudik atau liburan.

Certified Securities Analyst, Dani Rachmat mengatakan, tunjangan hari raya biasanya membantu masyarakat untuk memperkuat kondisi keuangan. Namun tetap penting untuk menentukan skala prioritas dan menempatkan kebutuhan sebelum keinginan. "Prioritaskan THR untuk melunasi utang konsumtif sebesar 30%, terutama yang berbunga mahal. Kemudian sisihkan untuk investasi sebanyak 20% dan memperkuat posisi keuangan. Setelah itu baru digunakan untuk belanja maupun kebutuhan Lebaran sebesar 50%,” kata Dani secara virtual, Rabu (13/4).

Ia melanjutkan, anak-anak muda sekarang dapat menggunakan aplikasi Jago untuk mengatur keuangan dan THR. Agar dana tidak tercampur, dapat memanfaatkan fitur Kantong untuk membuat alokasi sesuai kebutuhan. Sementara fitur Rencanakan dapat digunakan untuk pembayaran utang secara otomatis. 

Saat ini masyarakat Indonesia sendiri masih memiliki tingkat ketahanan finansial yang rendah. Menurut laporan Strategi Literasi Keuangan 2021-2025 yang diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 26,8% masyarakat Indonesia hanya mampu bertahan selama satu minggu hingga satu bulan, tanpa meminjam uang atau pindah rumah jika mengalami kehilangan sumber pendapatan. Sedangkan sebanyak 19,2% masyarakat Indonesia hanya mampu bertahan selama kurang dari satu minggu. Meskipun tabungan kurang, sebagian besar masyarakat masih berharap hidup dari tabungan di masa tua.

Berdasarkan fenomena tersebut, Campaign.com berkolaborasi dengan Bank Jago untuk melakukan edukasi pengelolaan keuangan THR kepada generasi muda Indonesia. Melakukan perencanaan keuangan yang baik dan memberikan skala prioritas terhadap berbagai kebutuhan harian, merupakan langkah awal dalam peningkatan kesehatan finansial. "Edukasi pengelolaan keuangan kepada generasi muda Indonesia diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengelola keuangan lebih baik,“ ucap Head of Sustainability Bank Jago, Andy Djiwandono.

Sementara itu, Communications Manager Campaign.com, Laras Sabila Putri ingin mendorong anak-anak muda agar melek akan pengaturan keuangan dengan mengadakan serangkaian kegiatan edukasi. “Kami ingin mengajak anak-anak muda untuk mengelola keuangan dengan lebih baik, khususnya THR yang mereka dapat saat Ramadhan," ujarnya. 

wartawan
YUE
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.