Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Efek Jera Vonis Narkoba

Bali Tribune/ narkoba di Provinsi Bali meningkat pesat dari tahun ke tahun.
Jumlah kasus narkoba di Provinsi Bali meningkat pesat dari tahun ke tahun, baik kuantitas maupun kualitas. Vonis hukuman yang ringan dituding menjadi salah satu penyebabnya, karena tidak menimbulkan efek jera. Namun jajaran penegak hukum membantahnya. Berikut Liputan Khusus tentang fenomena peredaran narkoba di Bali yang digarap bersama oleh Valdi G Sinta, Arif Wibisono, AA Samudra Dinata, yang kemudian dirangkum BM Belangraya.
 
balitribune.co.id | Denpasar - Pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, awal tahun 2015 sejumlah gembong narkoba yang divonis hukuman mati dan telah berkekuatan hukum tetap, dieksekusi mati. Bali sendiri ‘mengirim’ dua nara pidana yang merupakan anggota kelompok ‘Bali Nine’ yaitu Myuran Sukumaran dan Andrew Chan untuk menghadapi regu tembak di Nusa Kambangan. 
 
Meski Bali ‘mengirim’ dua wakilnya untuk dieksekusi mati, namun hal tersebut tidak membuat nyali para pelaku narkoba di Pulau Dewata ciut. Justru kasus narkoba di Bali boleh dikatakan kian mengkhawatirkan. Sejumlah pelaku, baik domestik maupun internasional tetap melirik Bali sebagai ‘pasar narkoba’ yang sangat potensial. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya tersangka yang berbisnis narkoba masuk Bali. 
 
 
 
Data Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menujukkan, selama tahun 2018 mereka berhasil mengungkap 48 kasus narkoba dengan jumlah 52 orang tersangka. Dari jumlah tersebut, barang bukti yang diamankan, berupa sabu sebanyak 893, 95 gram, ekstasi 462 butir, ganja seberat 8.232, 88 gram dan kokain kebagian 0,12 gram. 
 
Sedangkan di tahun 2019 hingga bulan April lalu memang belum banyak kasus yang berhasil diungkap, akan tetapi jumlah barang buktinya sudah melebihi sepanjang tahun 2018. Dari 12 kasus yang diungkap dengan meringkus 25 orang tersangka, rincian barang bukti yang disita, sabu sebanyak 1.036, 27 gram, ekstasi 125 butir dan 18.631 gram ganja.
 
Sementara data kasus narkoba yang diungkap Polda Bali juga mengalami peningkatan. Sepanjang tahun 2017 berhasil mengungkap 872 kasus narkoba. Tahun 2018 meningkat menjadi 1.123 kasus. Sedangkan dalam tahun ini hingga bulan April sudah mengungkap 318 kasus narkoba di seluruh Bali. Dari barang bukti, sebagian juga mengalami peningkatan.  Sepanjang tahun 2017, sebanyak 28.111,5 gram sabu yang diamankan, namun pada tahun 2018 turun menjadi 8.938, 57 gram. Di tahun 2019 ini, sudah 2.036, 34 gram yang diamankan. Sedangkan hasish selama tahun 2017 tidak ada barang bukti, tetapi pada tahun 2018 ada 2.528, 9 gram disita dari tangan para pelaku. Sedangkan di tahun 2019, sudah kebagian 16, 2 gram. 
 
Heroin selama tahun 2017 nihil barang bukti, pada tahun 2018 ditemukan 17, 7 gram dan di tahun 2019 telah diamankan 77, 7 gram. Kokain selama periode 2017 ada 14, 16 gram, pada tahun 2018 naik menjadi 6.068, 7 gram dan tahun 2019 sudah ada 46, 62 gram. Narkotika jenis sabu terus mengalami peningkatan yang signifikan, tahun 2017 hanya 6.172, 17 gram tetapi pada tahun 2018 sebanyak 13.002,133 gram yang disita dari tangan para pelaku dan di 2019 sudah ada 6.450, 67 yang diamankan. Dan ektasi juga meningkat, pada tahun 2017 barang bukti yang diamankan ada 4.029, 5 butir, tahun 2018 naik menjadi 12.484 butir dan hingga April 2019 sudah sebanyak 1.075 butir. 
 
Bali sebagai pasar potensial peredaran narkoba, menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar AKBP Hagnyono SH, MH tidak terlepas dari predikat sebagai daerah tujuan utama wisatawan internasional. Namun terlepas dari Bali sebagai daerah tujuan wisatawan, vonis ringan  juga sebagai penyebab Bali tetap dilirik oleh para bandara narkoba. Ya, sejak vonis mati terhadap duo "Bali Nine", Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, palu hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar tidak lagi "memakan" terdakwa narkoba. Bahkan, vonisnya terkesan "pilih kasih" karena terdakwa lokal vonisnya lebih ringan daripada terdakwa berambut pirang alias bule. 
 
Vonis untuk bule, meski barang buktinya dalam jumlah kilogram, namun dari tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) jauh dari niat untuk memberikan efek jera atau pemberantasan narkoba. "Ya, terlepas dari daerah wisata, bisa juga karena vonis ringan yang membuat para pelaku tidak jera mengedar narkoba di Bali," katanya.
 
Untuk itu, Hagnyono meminta dukungan dari semua pihak untuk ikut serta dan berperan aktif dalam pemberantasan narkoba. Salah satu permintaannya kepada para pengacara yang membela terdakwa kasus narkoba. "Jangan bela untuk pelakunya dihukum yang ringan. Bahkan, ada pengacara yang sibuk cari surat keterangan untuk pelaku narkoba supaya statusnya sebagai pemakai agar dapat dihukum yang ringan," imbuhnya.
 
Ia juga mewanti-wanti agar jangan sampai terjadi lobi-lobi dan jual beli pasal dari pengedar yang sudah dijerat polisi nanti saat di pengadilan hilang jadinya hanya sebagai pemakai atau pengguna. Sebab, seorang pengedar otomatis dia adalah pemakai. "Jadi, putusan harus berdasarkan jumlah barang bukti. Kalau barang buktinya di atas satu gram, berarti bukan pemakai lagi. Bila perlu, pelaku yang statusnya residivis narkoba harus dihukum yang lebih berat supaya memberikan efek jera. Jadi, peran pengacara sangat diharapkan membela para pelaku narkoba untuk memberantas narkotika," harapnya.
 
Sementara Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan punya cara tersendiri untuk memberikan efek jera terhadap para pelaku narkoba yang diringkus oleh Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar. Para pelaku tangannya diborgol dan kedua kaki dirantai lalu digiring dan dipamerkan di tempat umum di depan Monumen Bajra Sandhi Renon. Hal ini ia lakukan sejak ia memegang tongkat komando Polresta Denpasar akhir 2018 lalu. Selain itu, mantan Kapolres Badung ini juga selalu menebar ancaman terhadap para pelaku narkoba dengan tindakkan tegas dan terukur alias tembak di tempat terhadap para pelaku narkoba yang melakukan perlawanan. 
 
"Kita tidak segan - segan akan melakukan tindak tegas terhadap para pelaku narkoba. Karena narkoba ini sangat merusak generasi muda kita. Dan kita gelar para pelakunya di tempat umum ini supaya memberikan efek jera," ujarnya.
 
wartawan
Redaksi
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.