Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ekspor Perdana, 1000 Babi Bali Dikirim ke Singkawang

Bali Tribune / PENGIRIMAN - Aktivitas pengiriman babi dari Bali melalui Pelabuhan Celukan Bawang dipantau langsung Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, Sabtu (29/4).
balitribune.co.id | Singaraja – Peternak dan pengusaha Babi di Bali patut bergembira setelah ekspor perdana Babi dilakukan melalui Pelabuhan Celukan Bawang, Sabtu (29/4). Sebanyak 1000 ekor babi dikapalkan menuju Kalimantan Barat (Kalbar) untuk memenuhi permintaan pasar didaerah tersebut. Perspektif cerah ini diharapkan dapat menggenjot peningkatan produksi peternak babi setelah sebelumnya sapi Bali cukup diminati pasar. Sebelumnya pengiriman babi melalui jalur darat sudah sering dilakukan. Bahkan intensitasnya cukup tinggi yakni sebanyak 3 truk atau ratusan ekor dalam seminggu. 
 
Pengiriman perdana babi tersebut dipantau Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali Ida Gede Komang Kresna Budi langsung di Dermaga I Pelabuhan Celukan Bawang. Babi dengan rata-rata berbobot berat 100 Kg/ekor tersebut akan di pasok ke daerah Singkawang Kalbar.
 
”Ini memang pengiriman perdana via pelabuhan laut menuju Singawang-Kalbar. Banyaknya 1000 ekor lebih dan bulan depan pengiriman akan bertambah sebanyak 2000 ekor. Ini hasil kerjasama dengan peternak dari seluruh Bali,” kata IGK Kresna Budi.
 
Menurutnya, pengiriman perdana via Pelabuhan Celukan Bawang sangat memberikan harapan bagi peternak babi di Bali mengingat cost nya tidak terlalu tinggi. Ia juga menyebut, melalui pengiriman tersebut ia akan membereskan potensi yang menjadi hambatan sehingga kedepan Pelabuhan Celukan Bawang benar-benar berfungsi sebagai pelabuhan ternak selain bongkar muat barang dan kapal pesiar.
 
“Kita ingin mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang untuk meningkatkan kesejahteraan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) jadi sangat epektif jika pelabuhan ini betul-betul di fungsikan, kita segera koordinasi dengan Pelindo, Pemerintah Provinsi Bali. Selain dermaga ada marina untuk pelabuhan Kapal Pesiar tapi supaya tidak mengganggu aktivitas bongkar muat. Secepatnya kita koordinasi dengan pihak BUMN,” imbuh Kresna Budi.
 
Dengan adanya kepastian pasar di luar Bali tersebut, IGK Kresna Budi mengaku akan menjajaki pasar di Sulawesi Utara, NTT dan Indonesia Timur lainnya, mengingat kebutuhan daging Babi didaerah tersebut cukup tinggi. Politisi Partai Golkar asal Kelurahan Liligundi Singaraja ini mengaku akan meggandeng stake holder lain termasuk Tim Ketahanan Pangan Daerah sebagai salah satu upaya penguatan ekonomi pasca-ekonomi Bali terpuruk akibat Covid-19.
 
“Paling tidak kita akan menggenjot kapasitas produksi setelah terbuka pasar babi di luar Bali. Artinya ini akan menjadi model penambahan ekonomi bagi masyaakat Bali diluar pariwisata,” ujarnya.
 
Untuk memenuhi kebutuhan pasar daging babi disejumlah tempat diluar Bali, menurut Kresna Budi, bobot babi yang hendak dikirim sudah mencapai 100 Kg/ekor. Dengan bobot seperti itu harga jual mencapai Rp 4 juta/ekor. Dan itu, katanya memiliki keuntungan yang cukup besar mengingat pengiriman via laut costnya dapat ditekan ke angka paling minimal.
 
“Pengiriman perdana sebanyak 1000 ekor nilainya mencapai harga Rp 4 miliar itu pun belum termasuk biaya tenaga dan angkutan kapal yang mencapai Rp 500 juta. Artinya bisnis babi di Bali dengan target pasar diluar Bali cukup menjanjikan,” tandas Kresna Budi.
 
wartawan
CHA
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.