Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Empat Orang Pemilik Bangunan Menjorok ke Jalan Disidak

SOSIALISASI - Tim melakukan sosialisasi terhadap bangunan yang melanggar di seputar jalan Ida Bagus Mantra.

BALI TRIBUNE - Dengan adanya sinyalemen ada warga yang membangun yang melewati patok sisi jalan di sepanjang jalan Ida Bagus Mantra kawasan Kabupaten Klungkung, disikapi Pemkab Klungkung dengan melakukan sosialisasi ke lapangan.  Pemkab Klungkung membentuk Tim Sosialisasi yang tergabung Tim dari Balai jalan Nasional wilayah Bali yang dipimpin  Ida Bagus Jeladi serta unsur Sat Pol. PP dan PMK Kab. Klungkung  yang ikut bergabung antara lain Kasi Penyelidikan dan Penindakan, Kasi Pembinaan dan Pengawasan, Kasi Pendataan dan Deteksi Dini,Kasi Pengamanan Pimpinan Tamu-tamu Daerah,Anggota Sat. Pol. PP.  Kab. Klungkung.  Tim Gabungan Sosilaisasi Pemkab Klungkung dan Balai Jalan ini dipimpin langsung Kasatpol PP/Damkar Klungkung Putu Suarta,SH. Sidak yang digelar, Jumat(22/6) mulai pukul 10.10 Wita, melaksanakan pemantauan dan sosialisasi kepada warga masyarakat yang memakai  maupun membangun dibadan jalan di sepanjang jalan Bay Pas I B Mantra, wilayah Kab. Klungkung. Tim dalam sosialisasi tersebut setelah menemukan pelanggaran pembangunan di badan jalan sekaligus dihimbau kepada pengguna dan pemilik bangunan di badan jalan agar membuat bangunan tidak melewati pembatas jalan maupun patok ataupun tiang listrik yang sudah terpasang di sepanjang jalan Bay pas Ida Bagus Mantra. Menurut Putu Suarta teguran itu dilakukan, karena kawasan sisi jalan tersebut akan dimanfaatkan untuk melebarkan jalan Ida Bagus Mantra, untuk dipergunakan sebagai jalur lambar, yang akan dibangun pada tahun  anggaran tahun 2019 yang akan datang. Dari temuan di lapangan pihak Tim Sosialisasi menemukan. Empat orang pelanggar yang memiliki bangunan menjorok kejalan Ida Bagus Mantra, I Putu Wijaya (60)  alamat Sampalan Lekok, I Wayan Sudiarta (50) alamat  Selat Duda, Sarimin (51) alamat Banyuwangi, serta I Ketut Suita (65) alamat Kawasan Gunung Niyang Semarapura, Klungkung. Putu Suarta menyebutkan melakukan sidak persuasif dengan memberikan peringatan terlebih dahulu. “Keempat pelanggar tersebut diberikan surat pernyataan agar tempat yang sudah digunakan agar dibersihkan dalam waktu 1 minggu ke depan,” sebutnya.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.