Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Empat Pejabat Perebutkan Kursi Sekda Jembrana

Bali Tribune/ TEST - Empat pejabat yang lolos test administrasi pada seleksi JPT Pratama Sekda Jembrana.


balitribune.co.id | Negara  - Setelah enam bulan tanpa pejabat definitive, tahapan seleksi jabatan Sekda Jembarana bergulir. Dari lima pejabat yang mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk menentukan Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, empat pejabat yang maju ke babak berikutnya. Satu di antaranya pejabat di Pemprov Bali.
 
Seleksi JPT pratama untuk pengisian jabatan Sekda Jembrana melalui seleksi terbuka untuk pertamakalinya dilakukan tahun 2016 lalu. Setelah ditinggal pensiun oleh I Made Sudiada pada akhir Desember 2020 lalu, belum ada pejabat Sekda Jembrana definitive. Selama enam bulan berjalan, jabatan Sekda Jembrana diisi oleh Penjabat (Pj) Sekda. Asisten I Pemerintahan Sekda Jembrana I Nengah Ledang sudah dua kali menjabat Pj Sekda. Akhirnya kini kembali dilakukan seleksi terbuka untuk pengisian Sekda Jembrana.
 
Dari lima pejabat yang mendaftar, empat orang yang lolos ke tahap selanjutnya. Keempat pejabat tersebut yakni Ir. Made Dwi Maharimbawa (Kepala Dinas Perhubungan, Perikanan dan Kelautan Jembrana), Ni Wayan Koriani,SH.MH (Inspektur Kabupaten Jembrana), Drs. I Made Budiasa, M.Si (Kepala Badan Kepegawaian dan Pemgembangan Sumberdaya Manusia Jembrana), dan Drs. I Komang Kusumaedi, M.Si (Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP Provinsi Bali).
 
Sedangkan Drs. Agus Adinata (Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana) dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Keempat pejabat yang lolos ke tahap selanjutnya tersebut telah mengikuti tes penulisan makalah yang dilaksanakan, Senin (14/6/21), di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali. Ketua panitia seleksi (pansel) JPT Pratama Sekda Kabupaten Jembrana, Ketut Lihadnyana mengakui adanya satu orang peserta seleksi yang bukan PNS dari Kabupaten Jembrana. "Secara aturan yang bersangkutan memang memenuhi semua persyaratan," ucapnya. 
 
Beberapa persyaratan administrasi dalam seleksi JPT Pratama Sekda Jembrana diantaranya berstatus sebagai PNS pada Kabupaten/Kota/Provinsi di wilayah Provinsi Bali dan memiliki pangkat/golongan ruang sekurangnya Pembina Tk.I (IV/b) serta sedang dan atau pernah menduduki jabatan administrator (eselon III). Selain itu juga yang pernah menduduki jabatan fungsional jenjang ahli madya sekurang-kurangnya 2 tahun.
 
Menurutnya diutamakan bagi yang sedang atau pernah menduduki jabatan tinggi pratama (eselon II.b), sesuai tertuang pada pengumuman panitia seleksi pengisian JPT pratama sekretaria daerah secara terbuka nomor: 03/PANSEL JPT/2021. Sehingga Drs. I Komang Kusumaedi, M.Si yang merupakan PNS pada Pemerintah Provinsi Bali lolos sebagai peserta seleksi.  Setelah melewati uji penyusunan makalah, seleksi akan dilanjutkan dengan assessment di hari ke-2 dan wawancara di hari ke-3 Rabu (16/6). 
 
Hasil seleksi tersebut dikatakannya nanti akan diserahkan oleh Panitia Seleksi kepada Bupati Jembrana selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Dari tiga nama yang memperoleh peringkat tiga besar yang nantinya akan diserahkan sebagai kandidat Sekda Jembrana tersebut, akan dipilih satu nama sebagaai Sekda Jembrana oleh Bupati Jembrana.  
wartawan
PAM
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.