Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Enam Pantun Bamsoet Cairkan Suasana Sidang

Bali Tribune/ Bambang Susetyo
balitribune.co.id | Jakarta - Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019 – 2024 Ir H Joko Widodo – KH Ma’aruf Amin, resmi dilantik dalam sidang istimewa MPR RI, Minggu (20/10) pukul 16.15 WIB. Ketua MPR RI Bambang Susetyo yang memimpin sidang menjadi ‘bintang’ dalam perhelatan kenegaraan itu karena menebar sedikitnya 6 pantun.
 
Pantun yang dibawakan Ketua MPR Bambang Susetyo ini tak ayal direspons tepuk tangan dan keriuhan tersendiri dari peserta sidang dan undangan. Setidaknya ada enam pantun yang diucapkan pria yang akrab disapa Bamsoet sehingga membuat suasana sidang menjadi cair.
 
Pantun pertama dilemparkan Bamsoet soal kehadiran Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Ia mengapresiasi kedatangan mantan pesaing Jokowi dalam Pilpres 2019 itu.
 
"Dari Teuku Umar ke Kertanegara, dijamu nasi goreng oleh Ibu Mega. Meski Pak Prabowo tak jadi kepala negara, tapi masih tetap bisa berkuda dan lapang dada," ujar Bamsoet yang disambut tepuk tangan hadirin termasuk Prabowo yang mengangkat lebih tinggi tangannya sambil menegakkan badan di tempat duduknya.
 
Bamsoet pun kembali berpantun ketika ia menyampaikan salam perpisahan kepada Jusuf Kalla yang mengakhiri jabatan sebagai Wapres 2014-2019. Namun, berbeda dengan pantun yang diberikan kepada Prabowo, untuk JK disampaikannya dalam bahasa Bugis yang merupakan suku bangsa asal Sang Wapres.
 
"Saya sengaja menyampaikannya dalam bahasa Bugis yang artinya kurang lebih sebagai berikut: buah nangka buah durian tak dapat dijadikan minuman, sungguh besar pengabdian tak sanggup ditatar kebaikanmu," ujar Bamsoet.
 
Bukan hanya Bamsoet yang menyampaikan pesan tersendiri kepada JK menggunakan bahasa Bugis. Jokowi yang kembali dilantik pada Minggu ini pun mengucapkan terima kasih kepada JK yang mendampinginya selama periode 2014-2019 menggunakan bahasa Bugis. Bukan pantun yang diucapkan Jokowi, melainkan pepatah.
 
"Pura babbara' sompekku/ Pura tangkisi' golikku/ Layarku sudah terkembang/ Kemudiku sudah terpasang/ Kita bersama/Menuju Indonesia maju!!!//" demikian pepatah Bugis yang diucapkan Jokowi saat pidato perdananya sebagai Presiden 2019-2024 di MPR tersebut.
 
Sejam berlalu, Bamsoet kembali melanjutkan pidato. Sesaat sebelum menutup sidang paripurna pelantikan Presiden-Wakil presiden, lagi-lagi ia melemparkan pantun. Bukan hanya satu, setidaknya empat sekaligus ia lontarkan.
 
Rentetan tiga pantun pertama ditujukannya kepada Jokowi yang baru saja dilantik sebagai Presiden 2019-2024. Pantun ini berisikan mengenai semangat persatuan NKRI dan kehidupan bangsa Indonesia.
 
"Bernyanyi berdendang sambil gembira, tanda hati sedang bersukacita. Jika berkuasa jangan lupa karena rakyat kita dipercaya," kata Bamsoet.
 
"Jalan-jalan ke Gunung Jati, singgah di pasar beli kemiri. Kita semua siap mati, demi mempertahankan NKRI."
"Terbang tinggi burung merpati, hinggap lama di pohon Mahoni. Kami titip NKRI pada pak Jokowi agar rakyat hidup dalam harmoni."
 
Pantun itu membuat riuh tamu dan hadirin. Bamsoet pun akhirnya menutup pidato sekaligus tanda mengakhiri paripurna. Namun sebelum mengucapkan salam akhir, Bamsoet tak kehabisan pantun.
 
Ia melemparkan pantun pamungkasnya. "Cuci tangan sampai bersih, cukup sekian dan terima kasih," tutup dia. 
wartawan
Izzarman
Category

Kresna Budi Dukung Pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Syaratkan Pakai APBN

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali IGK Kresna Budi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, Bali. Namun, ia menegaskan agar proyek infrastruktur tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Luncurkan Proyek Jalan Sampalan-Toyapakeh Senilai Rp50,6 Miliar

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Nusa Penida terus dikebut. Hal ini terlihat saat Bupati Klungkung I Made Satria bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung secara resmi meluncurkan (launching) dimulainya paket pekerjaan Peningkatan Jalan Sampalan-Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Virus Hanta, Dinas Kesehatan Buleleng Minta Warga Tidak Panik

balitribune.co.id I Singaraja - Kendati Kementerian Kesehatan RI memastikan dua kasus suspek terbaru di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif virus hanta dan pasien telah sembuh, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hanta virus dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Bongkar Skandal Lahan Mangrove Tahura

balitribune.co.id I Denpasar -  Polemik dugaan tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali memanas. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menilai persoalan tersebut bukan sekadar sengketa administrasi, melainkan ancaman serius terhadap benteng ekologis Bali Selatan.

Baca Selengkapnya icon click

Tangis Bayi di Sawah Gegerkan Warga Desa Buruan

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Kutri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di areal persawahan Subak Pejeng, Senin (11/5/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi selamat setelah suara tangisannya terdengar oleh warga sekitar pukul 06.00 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.