Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Era Gubernur Koster Desa Adat Mengening Punya Setra, Desa Adat Tanjung Benoa Miliki Tempat Mitigasi Bencana Tsunami

Bali Tribune / HIBAH - Gubernur Bali, Wayan Koster saat menyerahkan hibah tanah Pemerintah Provinsi Bali ke Kabupaten Badung, Sabtu (Saniscara Umanis, Sungsang), 29 Juli 2023

balitribune.co.id | Badung - Gubernur Bali, Wayan Koster secara maraton menyerahkan hibah tanah Pemerintah Provinsi Bali ke Kabupaten Badung dengan total luas mencapai 96,7 are pada, Sabtu (Saniscara Umanis, Sungsang), 29 Juli 2023 didampingi Anggota DPRD Bali, I Nyoman Laka, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, dan Kepala BPKAD Provinsi Bali, I Dewa Tagel Wirasa.

Penyerahan hibah tanah milik Pemerintah Provinsi Bali seluas 96,7 are dari Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini masing-masing diterima  langsung Perbekel Sulangai, I Nyoman Sunarta di Balai Budaya Kantor Desa Sulangai, dengan amanat hibah tanah seluas 22,7 are dari Pemerintah Provinsi Bali diperuntukkan sebagai Kantor Desa dan Balai Serba Guna Desa Sulangai, Kecamatan Petang Kabupaten Badung.

Kelian Pengempon Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo, Gusti Agung Ngurah Sumerta di Wantilan Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, dengan amanat hibah tanah seluas 37,5 are dari Pemerintah Provinsi Bali diperuntukkan sebagai Bale Pesandekan dan tempat parkir.

Bendesa Adat Mengening, Nyoman Suarta di Wantilan Pura Desa, Desa Adat Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, dengan amanat hibah tanah seluas 10 are dari Pemerintah Provinsi Bali diperuntukkan sebagai Setra (Kuburan) dan Pura Prajapati.

Bendesa Adat Tanjung Benoa, Made Wijaya di Balai Banjar Tengah, Desa Adat Tanjung Benoa, dengan amanat hibah tanah seluas 26,5 are dari Pemerintah Provinsi Bali diperuntukkan sebagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembangunan shelter penanganan gempa bumi berpotensi tsunami.

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinannya dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, memiliki kebijakan tiga skema pemanfaatan lahan milik Pemerintah Provinsi Bali, yaitu untuk pengembangan infrastruktur perkantoran atau sarana prasarana pemerintahan, untuk pengembangan ekonomi dan untuk kepentingan sosial kemasyarakatan.

Dengan diserahkannya hibah tanah Pemerintah Provinsi Bali masing-masing kepada Pemerintah Desa Sulangai seluas 22,7 are, Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo seluas 37,5 are, Desa Adat Mengening seluas 10 are dan Desa Adat Tanjung Benoa seluas 26,5 are, Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini berpesan agar tanah yang diterima dalam bentuk hibah betul-betul dimanfaatkan dan difungsikan  untuk mempercepat pelayanan publik kepada masyarakat di Desa Sulangai.

Kemudian penguatan dan pemajuan kebudayaan di Desa Adat Mengening dan di Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo. Penguatan  ekonomi di Desa Sulangai melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)  serta Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) dan mitigasi  kebencanaan di Desa Adat Tanjung Benoa.

Gubernur Bali, Wayan Koster dengan tegas meminta tanah milik  Pemerintah Provinsi Bali yang dihibahkan tidak boleh dialih fungsikan, tidak boleh beubah kepemilikan, tidak boleh dijual, dan harus menjadi  tanah aset milik pemerintah desa, menjadi aset milik Duwe Desa Adat, serta menjadi aset milik Duwe Pura.

Secara khusus mantan Anggota DPR RI 3 periode dari Fraksi PDI  Perjuangan ini merasa terenyuh ketika mendengar informasi dari  Bendesa Adat Mengening, Nyoman Suarta yang melaporkan kondisi  Desa Adat Mengening ke Gubernur Bali, Wayan Koster di Jaya Sabha  pada bulan Agustus 2022 dengan menyampaikan bahwa Krama Adat  Mengening sudah 39 tahun lamanya atau sejak tahun 1984 meminjam  tanah milik warga, Ketut Agus Setiawan sebagai Setra (kuburan) dengan luas tanah Setra hanya berukuran 4 x 8 meter.

"Mendengar hal itu, saya langsung menugaskan Kepala BPKAD Provinsi Bali, I Dewa Tagel Wirasa untuk segera memproses aset tanah Pemerintah Provinsi Bali di Desa Adat Mengening, Desa Cemagi, Badung untuk berikan kepada Desa Adat Mengening dengan status hibah," kata orang nomor satu di Bali ini. 

Ketulusan Gubernur Bali, Wayan Koster ini Krama Desa Adat Mengening bersama tokoh masyarakat di Desa Cemagi dengan haru menyampaikan rasa syukur atas bantuan hibah tanah yang diberikan

oleh Pemimpin Bali tersebut. Bagi Krama/warga Desa Adat Mengening, bantuan ini merupakan bagian dari sejarah yang tidak pernah dilupakan, karena baru pertama kali ada sosok Gubernur Bali yang hadir langsung  meninjau kondisi Setra berukuran 4 x 8 meter dan tanpa berpikir  panjang langsung memberikan bantuan hibah tanah.

Krama Desa Adat Mengening dalam kesempatannya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster sembari mendoakan agar kepemimpinannya terus berlanjut di periode kedua sebagai Gubernur Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Selain memberikan bantuan hibah tanah milik Pemerintah Provinsi Bali, gagasan gotong royong Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali untuk membantu pembangunan Pura Prajapati dan tembok pekarangan di Setra Desa Adat Mengening disambut dan mendapat dukungan dari Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata dengan menyiapkan  anggaran APBD Pemerintah Kabupaten Badung guna terwujudnya  bangunan suci tersebut.

Ucapan terimakasih sekaligus apresiasi kepada Gubernur Bali, Wayan  Koster juga disampaikan dengan kompak oleh Perbekel Sulangai, I  Nyoman Sunarta bersama masyarakat Desa Sulangai dari lintas generasi, Kelian Pengempon Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo, Gusti Agung Ngurah Sumerta bersama Pengempon Pura, dan Bendesa Adat Tanjung Benoa, Made Wijaya bersama Krama Desa Adat Tanjung Benoa, sembari mendoakan Gubernur Bali, Wayan Koster selalu diberikan kesehatan bersama keluarga, dan kepemimpinannya sebagai Gubernur Bali terus berlanjut di periode kedua.

wartawan
YUE
Category

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.