Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Evakuasi Kapal KMP Darma Rucitra III Tunggu Hasil Survei, Sopir Truk Khawatir Kehabisan Bekal

Bali Tribune / KARAM - Nampak sejumlah teknisi tengah melakukan survei terhadap kapal KMP Ddarma Rucitra III yang karam di kolam areal dermaga II Padang Bai (dok)

balitribune.co.id | AmlapuraHingga saat ini, teknisi yang di datangkan oleh Darma Lautan Utama selaku operator kapal KMP Darma Rucitra III yang karam di areal kolam Dermaga II Padang Bai sedalam 8 meter tersebut, belum mulai melakukan proses evakuasi, kendati seluruh peralatan evakuasi sepert Marine Rubber Airbag atau balon pengapung sudah di Stand By kan di areal Dermaga II.

Dari pantauan media ini di Pelabuhan Padang Bai, Selasa (16/6/2020) sejumlah teknisi terlihat masih melakukan survey, termasuk menurunkan sejumlah penyelam untuk mengecek dan mengamati keadaan bagian bawah kapal yang karam di dasar laut kolam Dermaga II tersebut. Sementara kapal KMP Darma Rucitra III yang hanya terlihat bagian atas anjungannya saja tersebut sampai saat ini masih menjadi tontonan dan spot Selfy menarik bagi warga utamanya para calon penumpang.

Terkait rencana evakuasi kapal naas tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, kepada awak media di kantornya menyampaikan jika pihaknya telah beberapa kali bertemu dengan pihak DLU sebagai pihak operator terkait kesiapan pihak DLU dalam mengevakuasi kapal tersebut.

“Memang harus melakukan berbagai persiapan dulu, dan hari ini teknisi yang didatangkan DLU sudaha melakukan survey. Mudah-mudahan sehari dua hari ini survey selesai dilakukan sehingga proses evakuasi segera bisa dilakukan,” tegas Eka Suyasmin.

Pihaknya mengaku tidak mengetahui secara teknis seperti apa nantinya proses evakuasi yang akan dilakukan oleh teknisi DLU, hanya saja pihaknya telah menyampaikan kepada DLU agar setelah kapal tersebut bisa diapungkan dan disejajarkan, seluruh kendaraan yang terjebak dalam kapal naas tersebut bisa dikeluarkan atau dievakuasi kedarat, sebelum kemudian dilakukan proses evakuasi lanjutan terhadap kapal tersebut.

Sementara itu, antrean panjang masih terjadi. Seluruh areal parkir pelabuhan telah penuh oleh kendaraan penyebrang yang didominasi oleh truk besar dan sedang. Sementara untuk menghindari adanya antrean di sepanjang jalur dari simpang tiga padang bai menuju pelabuhan, pihak kepolisian telah melakukan penyekatan di perbatasan Yeh Malet dengan mengarahkan agar kendaraan penybrang antre di parkir yeh malet dan di sepanjang by pass Ida Bagus Mantra, Klungkung.

Namun demikian banyak sopir yang mulai khawatir jika mengantre terlalu lama, selain rawan tertular covid-19, mereka juga khawatir kehabisan bekal. “Kalau mulai dari anytre di By pass Klungkung sampai akhirnya bisa masuk ke pelabuhan itu sampai tiga hari. Belum lagi kita antre untuk menyebrang. Jadi ya kami khawatir dengan bekalnya pak, kan bekal kami tebatas sekali,” kesah Muhammad Said, sopir truk asal Bima, NTB. Dia dan sopir lainnya mendesak agar pihak BPTD atau PT ASDP bisa mengoperasikan kapal besar, untuk mengurangi kepadatan

wartawan
Husaen SS.
Category

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengusaha Hiburan Malam Dideadline 30 Hari untuk Lengkapi Izin Mikol

balitribune.co.id I Singaraja - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya tempat hiburan malam yang diduga tidak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan langkah pembinaan dan pengawasan ketat terhadap puluhan pengusaha hiburan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pasar Mentigi Direvitalisasi, Pemkab Klungkung Siapkan Alun-alun Sampalan Jadi Tempat Relokasi

balitribune.co.id I Semarapura - Pemkab Klungkung terus berproses dalam persiapan revitalisasi Pasar Mentigi, Nusa Penida. Saat ini Pemkab Klungkung memprioritaskan penyediaan relokasi sementara bagi ratusan pedagang. Kawasan Alun-alun Sampalan kini dikebut untuk dijadikan tempat berjualan sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.