Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Evaluasi Subak Celokah Desa Subuk Kecamatan Busungbiu

Kadis Kebudayaan Drs. Gde Komang M.Si bersama Tim Penilai Lomba Subak Kabupaten Buleleng saat meninjau berbagai hasil pertanian yang dihasilkan anggota Subak Celokah desa Subuk Kecamatan Busungbiu di wantilan Pura Subak setempat, Senin (8/10) kemarin.

BALI TRIBUNE - Salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan Buleleng yang merata disegala aspek dengan falsafah Tri Hita Karana yang dijiwai oleh Agama Hindu, maka diperlukan berbagai  upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya disektor pertanian. Demikian penyampaian Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Drs. Gde Komang M.Si disela-sela kegiatan evaluasi dan penilaian  Subak Celokah Desa Subuk Kecamatan Busungbiu, Senin (8/10) kemarin. Dia mengatakan,  Subak dan Subak Abian sebagai lembaga adat/tradisional yang bergerak disektor pertanian yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh Unesco sehingga sangatlah patut semua pihak terlibat dalam upaya pelestarian lembaga tradisional petani di Bali ini. Lanjut Gde Komang, penilaian lomba subak dibagi menjadi tiga baga (bagian,red) yakni, baga parhayangan, pawongan dan palemahan. Ketiga baga tersebut merupakan unsur utama  konsep Tri Hita Karana. Subak Abian sebagai lembaga tradisional yang khusus bergerak di bidang pertanian lahan kering yang dikenal sebagai organisasi agraris, ekonomis, religius yang ada di Bali sejak dahulu yang dipertahankan keberadaannya sampai sekarang. Guna mempertahankan keberadaan subak, Pemerintah kabupaten Buleleng melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng setiap tahun menggelar Lomba Subak dan Subak Abian antar kecamatan. Dan, dalam lomba Desa ini banyak memperlihatkan hasil kebun dari Desa tersebut seperti pisang, kelapa, ubi-ubian, buah-buahan, olahan makanan dan juga kerajinan-kerajinan tangan.

wartawan
I Wayan Sudarma
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.