Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fakta Unik dan Sejarah Guinness, Bir Populer di Dunia

Bali Tribune/bir guinness
balitribune.co.id | Guinness merupakan brand bir yang sangat populer di dunia, termasuk di Indonesia. Brand minuman ini sangat terkenal dengan produk bir hitam yang disukai oleh penikmat bir di seluruh dunia. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa bir hitam keluaran perusahaan Guinness ini memiliki kelezatan yang tiada duanya. Sebelum menjadi bir terpopuler di dunia, Guinness tentu memiliki sejarah panjang. Selain itu, ternyata ada banyak fakta unik dibalik kepopuleran bir ini. Lantas, bagaimana sejarah Guinness dan apa saja fakta uniknya?
 
Inilah 5 Fakta Unik dan Sejarah Guinness
 
1. Didirikan oleh Arthur Guinness
 
Bir hitam tercatat dalam sejarah sebagai minuman beralkohol yang pertama kali dibuat pada sekitar tahun 1730 di London, Inggris. Sejak saat itu, bir hitam menjadi semakin popular di daratan Britania Raya serta Irandia. Arthur Guinness merupakan orang Irlandia yang memulai bisnis brewery atau pembuatan bir pada tahun 1755 di Kota Leixlip. Nah, dari sinilah sejarah Guinness bermula.
 
Setelah empat tahun berselang atau tepatnya pada tahun 1759, Arthur Guinness menyewa pabrik pembuatan bir di St. James’s Gate, Dublin, Irlandia. Pada pabrik inilah, Arthur Guinness pertama kali memproduksi jenis bir Ale dan Porter. Namun, sejak tahun 1799 proses produksi bir jenis Ale dihentikan dan lebih berfokus pada pembuatan bir Porter. 
 
2. Menawarkan Aroma dan Rasa yang Khas
 
Perlu diketahui bahwa Guinness terjual di 150 negara lebih di dunia. Hal ini membuktikan bahwa penggemar bir ini sangat banyak dan berasal dari berbagai negara. Nah, salah satu alasan mengapa Guinness begitu popular di dunia adalah karena manawarkan rasa dan aroma yang khas. Ya, bir hitam Guinness memang memiliki kelezatan yang sangat menggoda. 
 
Karena selalu mengedepankan kualitasnya, tidak heran jika Guinness bir hitam dan Guinness Foreign Extra Stout ini selalu diminati oleh semua penikmat bir di dunia. Selain memiliki rasa dan pengemasan yang berkualitas, bir hitam Guinness juga dikenal bersih dan murah. Telah tersedia di lebih dari 150 negara dan memiliki harga yang terjangkau membuat bir ini mudah didapatkan, sehingga peminatnya pun semakin banyak.
 
3. Bukan Berwarna Hitam Pekat
 
Meskipun sering disebut dengan bir hitam, ternyata bir hitam produksi Guinness ini tidak memiliki warna hitam gelap seperti kopi. Faktanya, bir ini memiliki warna merah ruby. Saat dituangkan ke gelas secara perlahan sembari diarahkan ke cahaya lampu, maka akan tampak jelas bahwa warna bir ini adalah merah ruby gelap.
 
Warna yang dihasilkan tersebut ternyata berasal dari proses produksi bir itu sendiri. Bir Guinnes dibuat dari bahan air, hops, malt, barley, dan ragi yang menghasilkan aroma khas. Sementara itu, warna gelap merupakan hasil dari proses pemanggangan malted barley.
 
4. Kandungan Alkohol yang Rendah
 
Banyak yang mengira bahwa kandungan alkohol pada bir Guinness cukup tinggi. Anggapan tersebut tidak lain karena warna bir ini yang cenderung gelap. Banyak yang mengira bahwa semakin gelap warna bir, maka semakin tinggi kandungan alkohol di dalamnya. Faktanya, bir hitam Guinness ini hanya mengandung alkohol dengan kadar 4,2% saja.
 
5. Bisa Memperkaya Aroma dan cita Rasa Makanan
 
Fakta unik lainnya dari bir hitam Guinness adalah bisa dimanfaatkan sebagai bahan tambahan makanan. Fungsinya adalah untuk memperkaya cita rasa dan aroma makanan agar semakin kuat dan lezat. Bahkan, Renatta Moeloek yang merupakan koki ternama juga pernah memperkenalkan cara terbaru untuk menikmati aneka makanan Indonesia dengan memadukan bir hitam di dalamnya. 
 
Pada acara Food Pairing, Renatta Moeloek memadukan rasa bir hitam yang khas dengan sensasi karamel, buah kering, dan sensasi coklat yang tajam untuk dihidangkan bersama dengan semur lidah khas Betawi.
 
Nah, itu dia sejarah Guinness dan fakta unik yang dimilikinya. Ternyata, Guinness memiliki sejarah panjang sejak pertama kali berdiri hingga menjadi bir paling popular saat ini. Bir Guinness ternyata juga memiliki banyak fakta menarik yang belum diketahui oleh banyak orang.
wartawan
RED
Category

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Gedung Direnovasi, Pelayanan Disdikpora Pindah ke SMPN 2 Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Bangunan gedung kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli pada tahun ini akan direnovasi. Perbaikan menyasar bangunan gedung ada di sisi sebelah utara. Pasca proses pengerjaan maka sebagian pelayanan dipindahkan sementara ke SMPN 2 Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gasak HP Pelajar, Pemuda Tuna Rungu Diamankan Polisi

balitribune.co.id I Bangli - Seorang pemuda tuna rungu I Nengah S alias kolok (25) diamankan petugas dari Polsek Bangli. Pasalnya, pemuda asal Kelurahan Cempaga Bangli ini diduga telah mencuri handphone milik I Putu Eka Yasa (15) pelajar asal Banjar Dajan Umah, Desa Pengotan Bangli pada Kamis (16/4/2026) di areal Bendungan Tamansari, Lingkungan Sidembunut Kelurahan Cempaga.

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH Hanif Faisol Apresiasi 60% Warga Denpasar Sudah Memilah Sampah

balitribune.co.id | Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi kepada masyarakat Kota Denpasar khususnya dan Bali pada umumnya yang dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengelolaan sampah. Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aktivitas Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Layani 10 Kunjungan di Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional Celukan Bawang mencatat tren positif dalam layanan kapal pesiar internasional. Sepanjang Januari hingga April 2026, tercatat sebanyak 10 kapal pesiar bersandar, mempertegas peran Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pintu masuk pariwisata di Bali Utara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.