Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Festival Kuliner PDIP, Lombakan Masakan Tradisional Khas Bumi Lahar

Bali Tribune/CICIPI - Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana mencicipi menu masakan tradisional khas Karangasem.

balitribune.co.id | Amlapura - Sebagai upaya melestarikan ragam kuliner tradisional khas Kabupaten Karangasem yang kaya cita rasa, DPC PDIP Karangasem menggelar Festival Kuliner di Taman Budaya Chandra Buana, Amlapura, Minggu (23/2). Festival yang dibuka oleh Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana ini diikuti oleh 15 tim dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Karangasem.
 
Karangasem sejak dulu memang terkenal dengan ragam kuliner tradisional bercitarasa khas, dengan racikan bumbu-bumbu dan rempah alami yang mampu membangkitkan selera setiap orang yang meencium aroma masakan khas Bumi Lahar tersebut. Namun saat ini ragam kuliner tradisional khas Karangasem mulai tenggelam, dan berbagai upaya dilakukan untuk membangkitkannya lagi, salah satunya dengan melaksanakan festival kuliner.
 
Dalam festival kuliner ini, tim dari masing-masing kecamatan dipersilakan untuk memasak dan menyajikan menu yang paling khas di daerah mereka. Berbagai jenis kuliner berbahan dasar daging ayam, ikan laut dan daging babi, diolah sedeemikian rupa dengan racikan bumbu dan rempah-rempah. Beberapa kuliner khas yang dimasak seperti serapah ayam, serapah gurita, sate gurita, dan yang paling menarik adalah sayur daun pepe dan Jukut Liklik yang berbahan dasar daun kelor dan kelapa muda.
 
Di bawah pengawasan tim juri yang seluruhnya adalah chef ternama di sejumlah hotel dan restoran di Karangasem, para peserta berusaha memasak dan menyaajikan menu masakan kreasi mereka dengan waktu tiga jam yang disediakan panitia. Dalam festival kuliner ini tim dilarang untuk menggunakan penyedap Mono Sodium Glutamate (MSG) dan bagi yang kedapatan menggunakan penyedap akan langsung didiskalifikasi.
 
Masakan kemudian diserve atau disajikan guna dicicipi oleh tim juri. Taste atau kekuatan rasa, cara penyajian dan seni penyajian akan menjadi penilaian utama. “Yang jelas yang menjadi penilaian kami pertama adalah taste atau rasa, yang kedua kreatifitas seni penyajian. Tim juri semua di sini dari kalangan professional, yakni chef dari sejumlah restoran dan hotel di Karangasem,” ungkap Chef Wayan Eka Saputra, Ketua Tim Juri Festival Kuliner.
 
I Nengah Suparta, Ketua Panitia Festival Kuliner ini menegaskan, gelaran ini dalam rangka perayaan HUT PDIP ke 47, dan peserta festival kuliner tradisional ini diikuti oleh perwakilan sekaa teruna, kelompok masyarakat, dan komunitas kuliner di Karangasem. “Ini merupakan salah satu pelestarian dan pengembangan makanan tradisional Bali untuk menjabarkan inovasi pengolahan pangan sesuai dengan kearifan lokal," ujarnya. 
 
Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana mengatakan, festival kuliner dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali, sebagai upaya untuk menggali makanan-makanan khas yang ada di Karangasem. “Ini untuk menggali masakan khas yang ada di Karangasem. Karena masakan khas Karangasem sangat terkenal dengan penggunaan rempah yang memberikan cita rasa yang berbeda," lontarnya.
 
Pihaknya akan memberikan pembinaan kepada tim yang memenangkan festival ini, artinya kalau peserta tersebut memiliki usaha warung atau rumah makan, maka akan diberikan pembinaan agar usaha kuliner khas yang disajikan diwarung tersebut bisa lebih dikenal baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan asing. Sedangkan dari hasil penilaian tim juri, untuk kategori pelayanan terbaik diraih oleh peserta nomor 4 dari Kecamatan Abang, kategori penyajian terbaik diraih oleh peserta nomor 3 dari Kecamatan Abang, kategori rasa terbaik diraih peserta nomor 14 dari Kecamatan Selat, dan Best of the Best yang dinilai dari keseluruhannya diraih oleh peserta nomor 13 dari Kecamatan Selat. 
wartawan
Husaen
Category

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Membangun Militansi, PDI Perjuangan Tabanan Perkuat Soliditas melalui Pendidikan Politik

balitribune.co.id | Tabanan - Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, menghadiri Pendidikan Politik dan Konsolidasi Kader Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang berlangsung di The Blooms Garden Bedugul, Tabanan, Jumat (19/12). Kegiatan ini diikuti oleh kader Partai Moncong Putih se-Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

AMB Tampilkan Stylo 160 Glow Yellow

balitribune.co.id | Denpasar - Menjawab Tren gaya hidup Gen Z yang dinamis, ekspresif, dan berani tampil beda, Astra Motor Bali secara resmi memperkenalkan varian warna terbaru yang eksklusif, New Honda Stylo 160 Glow Yellow. Mengusung kampanye “Stylo Y2K”, kehadiran warna ini menjadi simbol kebangkitan gaya retro-modern khas akhir 90-an yang dipadukan dengan performa mesin kelas atas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Suzuki Peduli Banjir Sumatra, Berikan Layanan Service Gratis Untuk Kendaraan Terdampak

balitribune.co.id | Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan program layanan purnajual (After Sales) khusus bertajuk ‘Suzuki Peduli Banjir Sumatera’. Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan untuk memberikan dukungan optimal kepada seluruh konsumen Suzuki, baik pemilik mobil maupun sepeda motor, yang kendaraannya terdampak oleh bencana banjir di berbagai wilayah Sumatera.

Baca Selengkapnya icon click

Lama Tinggal Wisatawan di Hotel Berbintang Menurun, Para Pekerja Harap Nataru Momen Meningkatkan Pendapatan

balitribune.co.id | Mangupura - Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP Par) SPSI Kabupaten Badung mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap akomodasi wisata tidak resmi dan pergerakan wisatawan mancanegara yang menginap di Bali. Federasi tersebut berharap regulasi ditegakkan demi menciptakan iklim pariwisata yang adil dan berkelanjutan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.