Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Festival Lampu Diharapkan Genjot Okupansi dan Lama Tinggal

PERHATIAN - Atraksi air mancur menari berdimensi 20x20 meter yang diiringi lagu-lagu di Peninsula Nusa Dua mendapat perhatian ribuan wisatawan

BALI TRIBUNE - Guna menggenjot okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Nusa Dua, pengelola kawasan The Nusa Dua atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terus melakukan promosi pariwisata. Berbagai event promosi pariwisata dilaksanakan di kawasan itu untuk menarik wisatawan datang ke Bali dan menginap di Nusa Dua, salah satunya melalui Nusa Dua Light Festival (NDLF) 2018. Festival lampu kali ini mengangkat tema Underwater Light dengan tagline Water, Fire, & Dance yang berlangsung mulai  11 Juni – 15 Juli 2018 bertempat di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Badung. Managing Director The Nusa Dua–ITDC, I Wayan Karioka disela pembukaan NDLF 2018 mengatakan, melalui event pariwisata tersebut tidak hanya tingkat hunian hotel yang akan disasar. Dikatakannya, hal utama yang disasar adalah peningkatan length of stay atau lama tinggal wisatawan di kawasan Nusa Dua. "Ada tiga sasaran, pertama length of stay. Kedua, okupansi hotel. Ketiga, pengunjung," tegas Karioka. Dengan demikian pihaknya berharap adanya keinginan masyarakat luas/wisatawan dari berbagai negara berlibur di Nusa Dua. "Awareness terhadap Nusa Dua bisa semakin luas," ujarnya.  NDLF 2018 selain menghadirkan ribuan lampion juga menyajikan atraksi air mancur menari berdimensi 20x20 meter yang diiringi lagu-lagu, serta berkolaborasi dengan desa penyangga sekitar untuk ikut menampilkan kebudayaan dari desa-desa penyangga sekitar Nusa Dua. Pihaknya mengungkapkan event itu ditargetkan mampu menarik sebanyak 2.500-3.000 pengunjung per hari. Sehingga selama pelaksanaan festival lampu ini sebanyak 90-100 ribu pengunjung dapat menikmati atraksi wisata yang disajikan di Nusa Dua. Dari jumlah tersebut, harapannya sekitar 10-20 persen pengunjung bisa memperpanjang masa liburannya di Bali dan Nusa Dua khususnya. "Sehingga dengan demikian length of stay atau lama tinggal dari wisatawan di Nusa Dua bisa bertambah," kata Karioka. Lebih lanjut dia mengatakan, tingkat hunian hotel di kawasan itu saat ini mencapai 75-80 persen dengan length of stay rata-rata 3,2-3,3 hari. Namun pada momen liburan Idul Fitri tahun ini dia berharap festival yang menghadirkan lampu dengan bentuk alam bawah laut tersebut akan terus meningkatkan okupansi. "Dengan adanya tambahan variasi atraksi hiburan seperti NDLF ini, kami harap tingkat hunian dan lenght of stay bisa naik," terang Karioka. Disebutkannya jika dibandingkan tahun lalu, secara rata-rata okupansi kali ini ada peningkatan hampir 10 persen. "Kalau tahun lalu tingkat hunian sekitar 73 persen, tahun ini sudah mencapai 80 persen secara rata-rata. Untuk itulah, event ini diharapkan menjadi suatu atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang menginap dan berkunjung ke Nusa Dua khususnya dan Bali pada umumnya," tambahnya. Berbagai event pariwisata tersebut kata dia adalah salah satu upaya untuk menggairahkan industri pariwisata. Sebab, untuk mencapai 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara secara nasional di tahun 2019, sebagai pengelola kawasan tidak bisa hanya berdiam diri. Melainkan harus berupaya melakukan sesuatu untuk menarik kedatangan wisatawan ke Tanah Air.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.