Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Festival Ogoh-ogoh Singasana 2024, Usung Pelestarian Adat, Seni dan Budaya Tabanan

Bali Tribune / FESTIVAL - Bupati Sanjaya membuka acara Festival Ogoh-ogoh Singasana Tahun 2024, Sabtu (24/2).

balitribune.co.id | Tabanan – Komitmen Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, dalam mendukung serta memfasilitasi kreatifitas dan inovasi seni generasi muda di Tabanan direalisasikannya melalui Festival Ogoh-ogoh Singasana Tahun 2024. Dibuka dengan penuh sukacita dan semangat riang gembira, event seni dan budaya ini diikuti oleh ratusan peserta dan disaksikan ribuan masyarakat yang nampak memadati seputaran areal Gedung Kesenian I Ketut Maria, Taman Bung Karno hingga Jalan Gajah Mada, Tabanan, Sabtu (24/2). 

Festival tahunan ini, merupakan inisiasi langsung dari orang nomor satu di Tabanan yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terutama Sekaa Yowana yang mengikuti perlombaan ogoh-ogoh, di mana penilaiannya telah dimulai sejak tanggal 22 Februari dan dilaksanakan hingga 26 Februari 2024 selama 5 hari. Saat itu juga turut menyaksikan parade, salah satu Anggota DPR RI, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Jajaran Forkopimda, Sekda, para Asisten, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Tabanan, Perbekel serta Bendesa Adat setempat juga para tokoh masyarakat.

Pelaksanaan Festival Ogoh-Ogoh Singasana Tahun 2024 bedasarkan lomba yang diselenggarakan sebagai pilot project Kecamatan Tabanan ini mengambil tema “Nyomya Bhuta Kala Nyanggra Nawa Warsa Icaka 1946 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana". Diikuti oleh 12 Peserta dari 12 Desa Dinas yang ada di Kecamatan Tabanan. Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan pada 23 Februari lalu, para pemenang lomba telah ditentukan. Di mana juara pertama diraih oleh Yowana dari Desa Subamia yang memenangkan hadiah sebesar 10 juta rupiah.

Kemudian juara Kedua, yakni Yowana Desa Delod Peken dengan hadiah sebesar 7,5 juta rupiah dilanjutkan dengan juara Ketiga, yakni dari Yowana Desa Denbantas dengan hadiah sebesar 5 juta rupiah. Selanjutnya pada festival kali ini akan ditentukan kejuaraan khusus dari Juri kehormatan, yakni kategori Juara Terfavorit pilihan Bupati Tabanan, Juara terunik pilihan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan dan Juara Terkreatif pilihan Wakil Bupati Tabanan, di mana masing-masing juara akan mengantongi hadiah sebesar 5 juta rupiah. 

Bupati Sanjaya di kesempatan itu, memberikan apresiasi yang sangat baik atas turut serta seluruh lapisan masyarakat dalam memeriahkan kegiatan tahunan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi ini. PIhaknya juga seraya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Bendesa Adat, tokoh-tokoh serta seluruh pihak terkait karena terselenggaranya parade ogoh-ogoh yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat Tabanan.

“Kita di Pemerintah Era Baru ini, bahwa setiap tahun ada 12 bulan, banyak parade yang akan kita lakukan, seperti kemarin ada lampion dan parade nusantara, Parade Imlek dan lain-lain. Semua kita parade-kan, sehingga masyarakat Tabanan menjadi riang gembira, menyambut Tabanan Era Baru ini. Bagaimana tugas pemerintah untuk menghibur masyarakat, sehingga masyarakat dan anak-anak menjadi riang gembira, dengan pemerintah juga melaksanakan pelestarian adat, agama dan seni budaya,” ujar Sanjaya penuh semangat. 

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Made Yudiana juga menyampaikan terselenggaranya festival ini merupakan peran serta dan inisasi yang luar biasa dari Bupati Tabanan. “Mewakili para yowana, kami menghaturkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Bupati atas ruang, waktu dan pendanaan yang telah diberikan. Sehingga kreatifitas anak muda di Tabanan dapat terwadahi seperti saat ini,” jelasnya. 

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yakni untuk memberikan apresiasi atas kreatifitas seni generasi muda, melestariakn adat seni dan budaya dan juga mempererat hubungan generasi muda, khususnya Sekaa Teruna di Tabanan. Dalam memeriahkan kegiatan ini, di seputaran Taman Bung Karno juga dilaksanakan berbagai pameran UMKM dan aneka kuliner, juga disediakan hiburan seperti joged, pementasan seni hingga penampilan grup band mulai dari 22 hingga 25 februari 2024. KSM

wartawan
KSM
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.