Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Festival Pasraman Indonesia Libatkan 108 Pasraman

AUDIENSI - Ketua Umum PPI Shri Astadala saat beraudensi dengan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar I Made Toya di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (7/11).

BALI TRIBUNE - Perkumpulan Pasraman Indonesia (PPI) akan menggelar Festival Pasraman Indonesia 2018 pada tanggal 8-9 Desember di Kawasan Desa Budaya Kertalangu. Kegiatan  ini akan  mengakomodasi semua pasraman di Bali bahkan di Indonesia. Sedikitnya akan ada 108 pasraman yang dilibatkan dalam festival pasraman Indonesia ini.

Ketua Umum PPI Shri Astadala saat beraudensi dengan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar I Made Toya di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (7/11) mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan guna  mewujudkan kerja bersama dalam membangun karakter bangsa, serta menunjukan konten-konten di  masing masing pasraman.

Shri Astadala mengatakan, Festival Pasraman Indonesia ini akan mewujudkan kerja bersama dalam konten-konten yang menjadi proses edukasi di pasraman masing-masing.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam Festival Pasraman Indonesia akan menunjukan suatu bentuk otonomi dan menunjukan keunggulan di masing-masing pasraman sehingga terwujud menjadi suatu kebersamaan di dalam Festival itu.

Ia mengaku dalam festival itu akan diikuti oleh 108 pasraman. Untuk kegiatan festival ini ada dua yakni Karma Jnana  dan Karma Kanda. Karma Kanda bersifat hal-hal good praktisis, sehingga dalam festival itu diselenggarakan kegiatan yoga meditasi, pengobatan artenatif dan memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang konsultasi spritual yang membangun jati dirinya. Festival ini juga memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam penyucian diri atau pengelukatan.

Sedangkan untuk karma jnana dalam festival itu melakukan simposium kontruksi arah pemikiran dalam berbagai dimensi menjadi tujuan yang sama yaitu kebebasan abadi. ‘’Tentu dalam pencapaian ini perlu ada diskusi atau pemantapan arah dari berbagai dinamika yang bisa diwujudkan menjadi stau paradigma berpikir dan pelaksanaan yang disebut Tri Kaya Parisuda sehingga penduduk menjadi satu kesatuan yang kuat,’’ ujarnya.

Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya memberikan apresiasi terhadap festival  yang akan dilaksanakan tersebut. Menurutnya kegiatan ini sangat bagus, dimana setiap pasraman bisa saling bersinergi khususnya tentang pemahaman.

“Dengan diikuti dengan 108 pasraman maka festival ini diharapkan memberikan pemahaman yang sama kepada umat,’’ujarnya.

Dalam kesempatan itu Made Toya memastikan  bahwa kegiatan ini mendapat dukungan Pemerintah Kota Denpasar khususnya Walikota Denpasar, Wakil Walikota Denpasar maupun Sekda Kota Denpasar. Mengingat kegiatan ini adalah program terbaik di dalam menjunjung kebinekaan. Dengan demikian dari festival ini ia berharap dapat mensejahterakan masyarakat terutamanya di Bali maupun di Indonesia. ‘’Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar sepenuhnya pasti akan mendukung,’’ ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.