Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Film Dokumenter Potret Perjuangan Transmigran Bali 1963

Bali Tribune/ Aksi pembuatan film dokumenter.
Balitribune.co.id | Lampung - Program transmigrasi yang digagas pemerintah pasca kemerdekaan Indonesia salah satunya ditujukan untuk pemerataan penduduk dan ekonomi ternyata menyisakan berbagai cerita pilu dan inspiratif.
 
Pangapti, sebuah film bergenre dokumenter mencoba mendokumentasikan potret perjuangan transmigran Bali tahun 1963 yang memulai kehidupan baru pelosok Bumi Ruai Jurai Way Kanan, Lampung.
 
"Pangapti artinya harapan, sebuah harapan yang menceritakan kisah pilu dan beratnya perjuangan para trans-Bali ketika memulai kehidupan baru, yang mungkin tidak banyak orang mengetahuinya” ungkap Andre Nuaba yang merupakan produser Pangapti.
 
Lokasi pembuatan film Pangapti ini diungkapkan Andre Nuaba langsung diambil dari Desa Karang Agung, Pakuan Ratu, Way Kanan Lampung yang merupakan sebuah desa terpencil di tengah ratusan ribu hektar kebun tebu milik PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI).
 
"Lokasi kampungnya sangat jauh dari keramaian kota, karena berlokasi di tengah hutan dan kebun tebu yang berbatasan langsung dengan provinsi Sumatera Selatan” sambungnya.
 
Mengingat lokasi yang terpencil dan tim produksi yang terbatas, menurut Andre Nuaba banyak kemudian memunculkan kendala selama proses pembuatan film Pangapti ini.
 
“Tim kami cuma dua orang ditambah jalan menuju lokasi masih tanah merah, lengket dan tidak ada sinyal. Kalau mau cari sinyal internet ya harus ke bukit dulu atau hanya ada di tempat-tempat tertentu saja” ungkapnya.
 
Diproduksinya film Pangapti ini memiliki tujuan yang spesifik dan taktis, yakni untuk membuka jalur komunikasi baru antara masyarakat di Desa Karang Agung dengan publik.
 
Saat ini warga trans-Bali di sana banyak sekali memiliki kendala mulai dari akses, keterbatasan infrastruktur kesehatan, pendidikan, sampai keamanan karena rawan begal. Harapannya dari film ini kita bisa membuka ruang publik yang mungkin nantinya dapat membantu meringankan masalah-masalah mereka,” tutup Made Astrama selaku camera person Film Pangapti.
 
Made Astrama juga mengungkapkan saat ini Film Dokumenter Pangati masih pada tahapan penyempurnaan dan dijadwalkan akan tayang secara daring dibeberapa platform sosial media dalam beberapa waktu ke depan. “Tapi kami juga sangat senang apabila nanti ada stasiun TV yang berkenan menayangkan film kami ini. Karena film ini bukanya hanya sekedar dokumenter tapi juga advokasi sosial” tutupnya.
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Siap Bertualang, Honda CRF1100L Africa Twin Terbaru Resmi Meluncur di Indonesia

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan tampilan baru CRF1000L Africa Twin dengan penyematan pilihan warna dan striping terbaru yang semakin merepresentasikan kekuatan dalam menjelajah. Perubahan ini membuat aura Adventure Rally sejati yang siap menemani para penjelajah dalam menaklukan berbagai kondisi jalan aspal maupun lintasan off-road.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semangat dan Restu ‘Lewo Tanah’ Perseftim Siap Ladeni PSKK

balitribune.co.id | Ende - Turun menghadapi laga pemungkas group B melawan PSKK Kota Kupang dalam gelaran Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXIV 2025 di Stadion Marilonga Kabupaten Ende, Rabu (19/11/2025), 18.00 Wita, kesebelasan Perseftim Flores Timur akan bertempur habis-habisan. Hal itu disampaikan Pelatih Perseftim Hengky Hallan via pesan WA saat dihubungi  Bali Tribune,

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI SportArtCular 2025 Hadirkan Semangat Kolaborasi & Budaya Kerja Sehat di BRI Region 17/ Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Jelang HUT ke-130, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 17/ Denpasar menggelar ajang BRI SportArtCular 2025 sebagai bagian dari implementasi program Employee Wellbeing untuk memperkuat budaya kolaboratif dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click

Kampung Gelgel Ikuti Lomba Kampung Pancasila Tingkat Nasional

balitribune.co.id | Semarapura - Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, terpilih mewakili Provinsi Bali dalam Penilaian Kampung Pancasila tahun 2025. Kampung Islam pertama di Bali ini ditunjuk dalam penilaian Kampung Pancasilia tingkat nasional dan berhasil lolos dan menjadi yang terbaik dalam lomba video dokumenter Kampung Pancasila. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.