Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FKUB Serukan Kerukunan Antarumat Beragama dan Pemilu Damai

Bali Tribune/ Rombongan FKUB yang dipimpin Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet (tengah) saat menghadap Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Bali Tribune, Denpasar - Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, menyerukan soal kerukunan antarumat beragama dan pelaksanaan pemilu yang damai. Demikian ditegaskan di Denpasar, Selasa (19/3).
 
Terkait upaya menjaga dan menciptakan kerukunan antarumat beragama serta menjalankan proses pemilu yang damai juga sempat disampaikan langsung oleh Ketum Asosiasi FKUB, saat bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (18/3).
 
Saat menghadap Presiden Jokowi, rombongan FKUB yang dipimpin oleh Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Umum FKUB hadir bersama sejumlah perwakilan lain dari majelis-majelis agama dan pengurus provinsi, total sebanyak 75 orang. "Kami melaporkan hasil-hasil Konferensi Nasional V FKUB yang kami selenggarakan pada 1-3 Maret 2019 di Makassar," ujarnya.
 
FKUB juga menyatakan siap untuk menangkal sekaligus meluruskan berita-berita hoaks dan fitnah yang banyak bertebaran di daerah-daerah. Melalui perwakilan berbagai majelis agama yang ada dalam FKUB, pihaknya akan selalu memasyarakatkan soal toleransi dan mencegah merebaknya berita-berita bohong (hoaks).
 
"Dalam berbagai kesempatan kami selalu mengumandangkan dan menyerukan, agar seluruh rakyat Indonesia menjadi pemeluk-pemeluk agama yang baik, sekaligus menjadi warga negara yang baik. Kalau sudah menjadi pemeluk agama yang baik, menjadi warga negara yang baik, maka tidak ada lagi hoaks, fitnah, kebohongan, dan sebagainya," harapnya.
 
Selama audiensi tersebut, selain banyak membicarakan soal kerukunan antarumat beragama juga membahas upaya menciptakan pemilu yang damai. "Selama pelaksanaan pesta demokrasi, termasuk pelaksanaan pemilu pada 17 April mendatang harus diupayakan semaksimal mungkin agar antarumat beragama tetap rukun. Kita laksanakan dengan seluruh itikad kebaikan untuk menyukseskan pemilu. Ini adalah kewajiban moral kita," katanya.
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.