Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Forkom Guru Honorer “Sowan” ke Puri Peguyangan

guru
Forkom guru honorer Kota Denpasar saat sowan ke Puri Peguyangan.

BALI TRIBUNE - Sekitar 25 orang guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkom) Guru Honorer Kota Denpasar sowan ke Puri Peguyangan, Denpasar. Kedatangan mereka dikoordinir ketua I Komang Eka Putra dan sekretaris Indra Ramadhan Nugroho.

Guru-guru honorer tersebut mengabdi di SD di wilayah Kota Denpasar dengan masa pengabdian 5 -10 tahun. Mereka sowan dalam rangka ingin berkomunikasi dan sambung rasa dengan tokoh Puri Peguyangan AAN Gede Widiada yang juga anggota DPRD Kota dari Partai NasDem.

Sambung rasa ini terkait dengan posisi Widiada sebagai anggota Komisi IV yang membidangi Pendidikan. Kehadiran mereka dimediasi oleh Nyoman Subasma.

“Tentu saya sebagai satu-satunya perwakilan Partai NasDem yang merupakan bagian dari Dewan Kota merasa bahagia. Ini merupakan sebuah kehormatan. Kami berempati atas realitas yang dialami oleh para guru honorer terkait kesejahteraan mereka selama ini sejak sekolah meniadakan memungut dana masyarakat,” papar Widiada, Minggu (21/5).

Mereka, lanjut Widiada, hanya mendapatkan kesejahteraan dari 15 persen dana BOS yang ada sehingga yang mereka dapatkan hanyalah upah di bawah UMR (bahkan ada yang di bawah Rp 1 juta-red) dengan masa pengabdian 10 tahun.

“Ini sungguh tidak masuk akal untuk menopang kualitas dan kesejahteraan seorang guru. Tapi satu hal yang patut kita hargai dan hormati, mereka tetap taat melaksanakan tugas dengan baik,” ungkap Widiada prihatin.

“Kami tak berdaya. Itu sebabnya kami datang ke Bapak Dewan untuk curhat dan berkeluh kesah mendengarkan aspirasi kami. Semoga saja ada solusinya. Kami sadar kemampuan pemerintah kota tapi setidaknya kami bisa dapat kesejahteraan sesuai dengan tenaga kontrak dan juga dapat jaminan sosial dari BPJS,” ujar salah satu guru.

“Sebagai bagian dari pendukung pemerintah, saya akan ikut berjuang mengawal keinginan teman-teman guru honorer. Sebagai wujud simpati saya atas kehadiran para guru, saya minta mereka menulis surat untuk permohonan audiensi menghadap ketua dan anggota Komisi IV yang membidangi pendidikan,” tambah Widiada yang didaulat menjadi penasihat Forkom Guru Honorer Kota Denpasar yang berjumlah 80 orang.

Pertemuan yang berlangsung selama 2 jam itu, berjalan cukup komunikatif. Widiada berjanji akan berupaya maksimal agar perwakilan mereka bisa diterima oleh Dewan Kota dalam waktu dekat ini. “Kami sarankan mereka datang ke DPRD Kota melalui perwakilan mereka, juga dari unsur kecamatan dan mereka menyatakan siap datang kapan pun dipanggil,” demikian AAN Gede Widiada.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani Apresiasi Program Prioritas BKKBN

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Komisi IX DPR RI, Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani mengapresiasi berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang secara nyata menjawab kebutuhan masyarakat. Pertama, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu keluarga beresiko stunting melalui pemberian bantuan gizi, pendampingan, serta kepedulian sosial bedah rumah. 

Baca Selengkapnya icon click

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.