Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fortress, Pintu Baja Motif Kayu Kini Hadir di Bali

Bali Tribune / National Sales Manager PT JBS Perkasa (Fortress), Hens Sumarauw, bersama Joni Effendi, Founder & CEO PT JBS Perkasa (Fortress).

balitribune.co.id | Denpasar - Pintu Baja Motif Kayu kini resmi hadir di Bali dan Nusa Tenggara, melengkapi cabang di kota-kota besar sebelumnya. Bali menjadi cabang ke-11 dari rencana 17 cabang yang akan dibuka tahun ini.

Kehadiran kantor cabang Fortress yang berlokasi di Jalan Buluh Indah 148-149, Denpasar, Bali ini, menjawab sekaligus menjadi solusi dari banyak permintaan masyarakat terhadap produk pintu baja yang representatif, baik dari sisi kualitas, desain modern dan mewah, serta harga yang kompetitif.

“Kehadiran pintu baja pada tahun 2014 lalu berawal dari kesadaran kami untuk menghadirkan produk pintu rumah berbahan baja yang kuat dengan motif kayu serta sentuhan desain mewah yang modern. Kami yakin bahwa produk kami bisa menjadi alternatif pengganti pintu rumah konvensional karena berbagai keunggulan seperti anti rayap, kokoh dan tahan lama, serta anti susut dan lengkung dengan keamanan maksimal,” ungkap National Sales Manager PT JBS Perkasa (Fortress), Hens Sumarauw, Rabu (24/7).

Cabang di Bali, lanjut Hens, tentunya ingin lebih dekat dengan masyarakat Bali. Mereka yang membutuhkan bisa datang dan melihat langsung serta berkonsultasi terkait produk Fortress. “Kami ingin lebih dekat, baik untuk penjualan maupun servis produk,” ujarnya.

“Fortress menjadi solusi sekaligus jawaban kebutuhan masyarakat khususnya di Bali Nusra terhadap pintu masa depan yang modern, mewah, dan berkualitas. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi,” terang Hens.

Hens yang mendampingi Joni Effendi, Founder & CEO PT JBS Perkasa (Fortress) menambahkan, pintu baja Fortress yang mampu bertahan hingga 20 tahun ini, ke depan bakal ‘booming’ karena sebelum cabang di Bali diresmikan, sudah banyak permintaan yang masuk.

“Kami sudah bertemu dengan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali yang memiliki 1.300 anggota, untuk bertukar pikiran serta berkolaborasi terkait pemanfaatan berbagai produk pintu baja Fortress dalam proyek mereka nanti, termasuk proyek dari lembaga atau instansi pemerintah. Pasti kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak. Moto kami, melayani mereka dengan baik,” jelas Hens.

Ditanya mengenai kontribusi Bali terhadap target nasional, Hens menyebutkan bahwa target untuk cabang Bali minimal 10% dari target nasional 100%.

“Target kami sebenarnya adalah masyarakat Bali harus tahu bahwa ada pintu baja yang sangat bermanfaat untuk masa depan yang lebih baik,” jelas Hens.

Agung Krisna dari Tabanan mengaku tertarik dengan pintu baja Fortress. Menurutnya, pintu baja tidak akan menghadapi masalah rayap maupun perubahan bentuk seperti melengkung karena faktor cuaca ataupun usia seperti yang biasa terjadi pada pintu konvensional.

“Saya tertarik, makanya saya ingin melihat langsung. Mungkin saya akan membeli,” kata Agung yang mengaku ingin membeli untuk rumah pribadinya.

wartawan
ARW
Category

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.