Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fraksi-Fraksi DPRD Buleleng Sepakat Lanjutkan Pembahasan Ranperda Hingga Jadi Perda

Bali Tribune / RAPAT - pandangan umum Fraksi DPRD Kabupaten Buleleng atas ranperda Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang merupakan Ranperda Inisiatif DPRD di ruang Gabungan Komisi Gedung Dewan Buleleng, Kamis (16/2).
balitribune.co.id | SingarajaHal tersebut disampaikan dalam pandangan umum Fraksi DPRD Kabupaten Buleleng atas Rancangan Peraturan Daerah (ranperda ) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang merupakan Ranperda Inisiatif DPRD. Rapat berlangsung di ruang Gabungan Komisi Gedung Dewan Buleleng, Kamis (16/2).
 
Sebelumnya Ranperda Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang merupakan inisiatif Komisi I dan Komisi IV DPRD Buleleng telah mendapat pembahasan antara Komisi Pengusul dengan badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD serta telah mendapat harmonisasi, pembulatan dan Pemantapan Konsep ranperda tersebut. 
 
Dalam penyampaianya komisi pengusul yakni Komisi I menyampakan hal- hal yang melandasi diusulkannya ranperda ini, seperti yang disampaikan ketua Komisi I DPRD Buleleng, Gede Odi Busana, bahwa Pancasila sebagai dasar Negara dan merupakan sumber dari segala sumber hukum dan merupakan kristalisasi dari nilai - nilai budaya, adat istiadat, serta agama dan keyakinan bangsa Indonesia yang merupakan pondasi dan nilai luhur bangsa Indonesia demi mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga pendidikan pancasila dan penerapan nilai-nilai wawasan kebangsaan senantiasa diwujudkan dalam setiap sendi-sendi kehidupan seluruh elemen daerah, untuk memberikan pengaruh positif pada upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan pancasila, toleransi, dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, secara yuridis dibentuk regulasi yang menjadi payung hukum dan pedoman bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng dalam menggelorakan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di semua elemen masyarakat.
 
Terdapat empat juru bicara fraksi yang membacakan pandangannya yakni gabungan  Fraksi PDI-P, Gerindra, dan fraksi Partai Demokrat – Perindo yang disampaikan Kadek Sumardika, Fraksi Partai Golkar yang disampaikan oleh Ketut Dodi Tisna Adi, Fraksi Partai Nasdem yang dibacakan Ketut Windrawati, serta Fraksi Partai Hanura yang menunjuk ketut Wirsana sebagai Juru Bicara fraksi.
 
Dari penyampaian keempat juru bicara fraksi tersebut pada dasarnya menyatakan sepakat untuk dilanjutkan pembahasan atas ranperda Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah  Kabupaten Buleleng dengan berbagai pandangan yang melandasi. Namun, sebelum dilanjutkan Rancangan Peraturan Daerah tersebut akan melalui tahapan harmonisasi dengan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia seperti yang disampaikan Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Buleleng, Nyoman Gede wandira Adi, ST.
wartawan
CHA
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.