Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gadis Cantik Pedagang Salad Buah

Bali Tribune/Era Adnyani, penjual salad buah di Banjar Umahanyar, Mambal, Abiansemal, Mengwi, Badung.



balitribune.co.id | Denpasar - Menjadi seorang wirausahawan atau karyawan kantoran merupakan pilihan hidup setiap orang. Dan bagi Ni Luh Era Adnyani (22) lulusan Sarjana Manajemen Ekonomi Universtas Warmadewa ini, lebih menyukai tantangan dengan memilih menjadi wirausahawan.

Gadis cantik kelahiran 1999 asal Mambal, Abiansemal, Kabupaten Badung ini, memulai usahanya itu pada 2020 kala masih dibangku kuliah. Dan setelah menggondol ijazah sarjana ia lebih fokus mengurus bisnisnya itu.

Era memang lebih menyukai untuk berbisnis ketimbang menjadi pegawai kantoran. Dan pilihan itu bukan tanpa resiko. Namun, bagi Era Adnyani, jika ingin menjadi pemimpin bagi diri sendiri, maka pekerjaan wirausahawan itu akan sesuai,

"Alasan saya membuka bisnis ini yaitu karena saya sangat suka berbisnis. Selain itu juga saya ingin menambah uang jajan dengan hasil sendiri. Itu sebab, saya lebih suka buka usaha sendiri dibanding kerja sebagai pegawai," kata Era tentang alasannya memilih berbisnis.
 
"Mulai bisnis sejak Maret 2020. Saya membuka bisnis ini pada saat masih kuliah, biar menambah kegiatan saya selain kuliah dan berorganisasi di kampus" ujar gadis asal Mambal itu.

Menurut Era, dalam sebulan bisa meraup untung hingga Rp3 juta. “Harga salad buah dari kisaran Rp10.000 hingga Rp50.000. Sedangkan untuk dessert dibandrol seharga Rp5.000 sampai Rp10.000,” kata Era menjelaskan.

"Penghasilan tidak selalu menentu, baik harian atau bulanan. Ya, kadang untung dan juga kadang rugi, tapi ruginya bukan berate rugi yang besar. Krena saya kadang dominan rugi ke bahan, soalnya bahannya seperti buah-buahan jadinya tidak tahan begitu lama. Tapi kalau dihitung-hitung masih dapat untung sampai Rp3 juta sebulan" ujar pemilik Dapurku ini.
Penjualan Salad Buah produksi Era Adnyani ini, ternyata sudah merambah kabupaten Badung, Kota Denpasar hingga Tabanan.

Dalam persaingan usaha yang begitu ketat, pemilik Dapurku ini memiliki strategi sendiri untuk mempertahankan bisnisnya. Mulai dari melakukan sistem COD kepada pembeli, promosi di media sosial, dan juga menyeimbangkan harga di masa pandemi. Dan juga tentunya harus mengutamakan kualitas dan rasa.

"Saya harus lebih rajin mempromosikan jualan saya setiap harinya entah itu lewat sosial media dan dengan cara lainnya termasuk dengan sistem COD,” kata Era tentang kiat-kiatnya.

Selain itu, juga dengan menambah menu di jualan saya dengan harga yang terjangkau dimasa pandemi ini. Walaupun banyak pesaing yang baru namun tidak membuat dirinya down atau tidak bersemangat lagi untuk berbisnis.

“Karena prinsip saya berbisnis itu berani bersaing, berani untung dan juga rugi, karena bisnis saya di bidang makanan jadi  mesti selalu mengutamakan rasa, kualitas dan juga harga," tutupnya.

wartawan
M1
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.