Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Galungan Kuningan, Pemerintah Siapkan 35 Ribu Babi Siap Potong 

Bali Tribune / PASAR - "Pekenan Ngrombo" Pasar Murah dalam rangka menekan inflasi Bali dan menyambut Galungan Kuningan.

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka menekan inflasi serta menyambut Hari Raya Galungan-Kuningan, TPID Provinsi Bali menggelar pasar murah di seputaran Kantor Gubernur Bali, Minggu (22/9).  Pasar Murah yang bertajuk "Pekenan Ngrombo" ini betul betul dimanfaatkan masyarakat Kota Denpasar dan sekitarnya, apalagi dalam pasar murah ini TPID Provinsi Bali menyediakan bahan kebutuhan pokok (bapok) yang menjadi kebutuhan Hari Raya Galungan-Kuningan. 

"Kita bisa lihat animo masyarakat mendatangi pasar murah ini sangat meriah, bisa saja kegiatan semacam ini dilakukan secara rutin," ucap Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Andy Setyo Biwado, yang hadir mewakili KPw BI Bali. 

Selain menggelar pasar murah, Bank Indonesia khususnya juga menyosialisasikan penggunaan QRIS, jadi masyarakat  yang berbelanja dianjurkan menggunakan alat pembayaran QRIS. Dengan digunakannya QRIS masyarakat diberikan harga khusus. Misal, hanya dengan Rp. 1 masyarakat sudah bisa membeli Canangsari yang berisi 20 pcs dalam satu paket, maksimal pembelian 2 paket. Telur ayam medium yang biasanya dijual dengan harga Rp. 50 ribu, 1 krat, dengan menggunakan QRIS jadi Rp. 40 ribu, begitupun dengan bahan pokok lainnya. 

"Ada perlakuan khusus bagi masyarakat yang menggunakan QRIS di pasar murah kali ini," ungkap Andy. Seraya berharap kegiatan semacam ini akan mampu menekan inflasi yang kerap menghantui provinsi Bali.

Sementara itu dari tempat yang sama, Kepala Biro Pengadaan dan Perekonomian Sekda Provinsi Bali, Ketut Ardiasa menyatakan, kegiatan pasar murah serempak dilakukan di Kabupaten/Kota se-Bali, bekerjasama dengan BI Bali, OJK dan Bank BPD Bali.  

"Harapan kami dengan digelarnya pasar murah ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat jelang hari besar serta menekan inflasi," tukasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Bali, Wayan Sunada, menyampaikan untuk memenuhi kebutuhan daging babi masyarakat, pemerintah telah menyiapkan 60 ribu ekor babi siap potong. 

"Jadi masyarakat tidak perlu kuatir, kebutuhan daging babi di Bali mencukupi," katanya.

wartawan
ARW
Category

Dua Hektare Lahan Pertanian di Desa Datah Terbakar, Pura dan Pemukiman Warga Nyaris Dilahap Api

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan terjadi dan menghanguskan hampir dua hektar lahan pertanian dan perkebunan milik warga di Banjar Dinas Tegal Langlangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, Senin (17/8/2026). 

Kebakaran lahan yang terjadi ini sempat membuat panik warga, pasalnya tiupan angin kencang dan banyaknya ranting dan semak kering membuat api dengan cepat membesar dan meluas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua TP Posyandu Gianyar Pantau Pemberian PKMK Bagi Balita Stunting

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra melakukan pemantauan perkembangan pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita stunting sekaligus pembinaan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu.

Baca Selengkapnya icon click

Suhu Pilkel Menghangat, Bhabinkamtibmas Intensifkan Dialog Warga

balitribune.co.id I Gianyar - Calon perbekel sudah ditetapkan di sejumlah desa  menuju Pilkades serentak. Proses kontestansi pun semakin hangat dan ketat, terutamanya  yang memiliki dua calon atau head to head. Mengingat potensi konflik seiring banyak jeda " abu-abu" dalam  jadwal, aparat keamanan pun intensifkan dialog warga untuk menjaga kondusivitas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.