Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gandeng BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Pemkab Buleleng Beri Pelatihan Keuangan Digital kepada UMKM

Bali Tribune / PELATIHAN - Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Buleleng Nyoman Genep membuka Pelatihan Bisnis Pengelolaan Keuangan Digital didampingi Kadis Kominfosanti Ketut Suwarmawan dan Kepala Dinas DagperinkopUKM Dewa Made Sudiarta, Rabu (2/2).
balitribune.co.id | Singaraja - Bersinergi dengan dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kementerian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Yogyakarta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) menggelar Pelatihan Bisnis Pengelolaan Keuangan Digital kepada 74 orang pelaku usaha/UMKM. Hal itu menjadi salah satu prioritas Pemkab Buleleng untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam hal digitalisasi. Pelatihan yang berlangsung di Kutus-Kutus New Sunari Beach Resort pada Rabu, (2/2), berlangsung selama dua hari.
 
Dua orang narasumber pembuka dalam acara itu Kepala Dinas Kominfosanti Ketut Suwarmawan dan Kepala Dinas DagperinkopUKM Dewa Made Sudiarta. Sejumlah materi yang diberikan meliputi dasar pengelolaan keuangan, aplikasi pengelolaan keuangan, dasar digital marketing, akses permodalan, dan Digiprenuer Naik Kelas & Go Global. Kadis Suwarmawan memberikan materi tentang pentingnya digitalisasi UMKM dalam era globalisasi.
 
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Buleleng Nyoman Genep dalam sambutannya mewakili Bupati Buleleng mengatakan pelatihan ini merupakan wujud upaya meningkatkan kompetensi pelaku usaha/UMKM di bidang digitalisasi khususnya pengelolaan keuangan. Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, Genep berharap pihaknya yang bersinergi dengan BPSDMP Kominfo Yogyakarta dapat meningkatkan kompetensi pelaku usaha/UMKM di Kabupaten Buleleng dalam menghadapi era digital.
 
”Kan sekarang era digitalisasi, bagaimana upaya-upaya kita bisa menjembatani masyarakat khususnya usia kerja atau usia produktif kita,” kata Genep.
 
Sedangkan Fransisca Rosilawati dari Koordinator Sub Bagian SDM BPSDMP Kominfo Yogyakarta, mengatakan kegiatan pelatihan ini sejalan dengan nota kesepakatan antara Pemkab Buleleng dengan Kementerian Kominfo RI untuk mencetak 5.000 orang talenta digital di Kabupaten Buleleng. Target tersebut, menurut Fransisca meliputi lulusan SMA/SMK dan lulusan perguruan tinggi serta masyarakat umum lainnya. Selain itu, telah disiapkan pelatihan untuk ASN baik di tingkat staf maupun di tingkat pimpinan. Materi yang diberikan pun beragam bidang keahlian yang berorientasi pada digitalisasi.
 
”Itu semua ada berbagai macam skema dan bersertifikasi,” ucapnya.
 
Sementara itu, pelatihan keuangan digital tersebut diikuti dengan antusias oleh para peserta, salah satunya adalah Nyoman Tiya Martini asal Sambangan. Pelaku usaha di bidang kerajinan dupa ini mengatakan sangat berminat untuk mengikuti pelatihan ini guna mengembangkan kompetensinya dalam mengelola keuangan digital. Untuk itu,Tiya Martini berharap dapat menggali ilmu sebanyak-banyaknya melalui partisipasi dalam pelatihan ini sehingga usaha yang dilakoninya dapat berkembang lebih baik lagi.
 
”Saya berharap ke depannya bisa mengembangkan usaha saya, karena pengelolaan keuangan secara digital dalam suatu usaha itu sangat penting,” harapnya.
 
Kerjasama antara Pemkab Buleleng dan Kementerian Kominfo RI terus berkesinambungan dalam mewujudkan peningkatan kompetensi masyarakat yang tanpa dipungut biaya alias gratis. Masyarakat Buleleng diharapkan berpartisipasi. Terkait informasinya dapat diakses di media sosial resmi Pemkab Buleleng.
 
wartawan
CHA
Category

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.