Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ganeca Digital, Jawaban Kebutuhan Masyarakat Akan Buku Bacaan

Bali Tribune/Ketut MB Suardhana
balitribune.co.id | Denpasar - Upaya mengupas tuntas ekonomi digital yang dilakukan saat ini tidak lain untuk menjawab peluang yang terbuka lebar dalam meraup pasar yang ada. Apalagi saat ini tengah terjadi perang dagang antara Amerika dan China tentu menjadi pelajaran dalam meraup serta memperkuat peluang dalam meningkatkan kemampuan di bidang  bidang ekonomi digital yang berbasis internet. 
 
Diakui sudah sejak lama ekonomi digital berkembang di luar negeri yang kemudian berimbas pada negara Indonesia, Bali khususnya. Bahkan sejak beberapa tahun lalu infrastruktur ekonomi digital telah disiapkan dan dibangun pemerintah. 
 
Sehubungan dengan hal itu dalam menciptakan bisnis yang paling adil  Digital Ganeca Exact yang dikenal sebagai penerbit buku pelajaran edisi cetak, sekarang mulai bergeser ke edisi digital. "Jadi nanti semua cetakan bisa dibaca secara gratis melalui smartphone, tablet atau apapun yang berbasis aplikasi. Kecuali ada beberapa edisi premium yang memang dimintakan untuk berbayar tergantung dari pengarang bukunya. Selain itu gratis," ungkap Chairman Ganeca Digital, Ketut MB Suardhana yang ditemui disela acara Seminar Netpreuner dan Innopreneur yang berlangsung di Wantilan Desa Budaya Kerthalangu, Denpasar, Sabtu (8/6).
 
Ia berpendapat buku-buku yang mulanya tersedia dalam edisi cetak dan berbayar ketika ingin dibaca, semestinya saat ini sudah harus gratis tidak lagi berbayar. "Kita disini menghubungkan pengarang dengan seluruh pembacanya melalui e-book atau layaknya bisnis digital lainnya," sebutnya. 
 
Aplikasi digital ini diharapkan bisa menjadi terobosan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa melalui bacaan gratis. Penetrasi e-book bisa juga dikatakan sebagai pengganti dari buku pelajaran yang disetiap tahun ajaran baru selalu terlambat atau masih dalam proses cetak, e-book inilah diharapkan bisa menjadi pengganti dari edisi cetak yang ada. "Semua kan sudah mesti bergeser ke digital dan itu tidak bisa dipungkiri," tukasnya lagi.
 
Kalau media dikatakan sudah dalam beberapa tahun belakangan mulai melirik bisnis digital, tapi untuk penerbitan buku dari cetak ke digital terus terang pihaknya masih mengalami kendala. Terutama bagi para perusahaan penerbitan buku. "Tapi kami rangkul para penerbit yang saat ini mau bergabung di bisnis digital ini. Mudah-mudahan yang lain bisa menyusul bergabung," katanya. 
 
Apa yang dilakukan Ganesha Digital menurutnya jawaban atas hausnya masyarakat yang kebutuhan buku bacaannya semakin meningkat. "Mereka mesti mendapatkan buku yang cepat dan murah, jawabannya ada melalui e-book tadi," imbuh Suardhana.
 
Akses yang disediakan Ganeca Digital dianggap cukup luas. Jadi siapa saja bisa menerbitkan hasil karyanya selama itu dibutuhkan. Kalau dulu hanya orang tertentu saja seperti ilmuwan, profesor yang bisa melakukan hal itu, tapi sekarang bisa siapa saja. "Kita lihat aja seperti di you tube semua orang bisa tampil, begitupun di e-book ini, semua bisa tampil," tutupnya. 
wartawan
Arief Wibisono
Category

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Tandatangani PKS PSEL Tahap I, Langkah Nyata Pemkot Denpasar Atasi Sampah

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Tukik di Sanur, Asa Kelestarian Laut

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Sanur, Denpasar, pengelola akomodasi wisata bersama puluhan wisatawan turut terlibat dalam pelepasan tukit ke habitatnya dan bersih-bersih pantai dimulai dari Puri Santrian hingga Pura Tanjung Sari Sanur, Kamis (21/4/2026). Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan sebanyak 20 karung sampah plastik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.