Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ganggu Kenyamanan, Proyek Drainase Dikeluhkan Warga

DIKELUHKAN - Proyek drainase dan trotoar di Jalan Wijaya Kusuma, Baler Bale Agung dikeluhkan warga.


BALI TRIBUNE - Proyek pembangunan saluran drainase sekaligus trotoar di sepanjang Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara yang berlangsung sejak beberapa bulan terkahir, belakangan ini kembali dikeluhkan warga setempat.  Pengerjaan proyek oleh rekanan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Rumah, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kabupaten Jembrana ini dirasakan mengganggu warga serta pengguna jalan yang melintas di jalan menuju Rumah Sakit Negara. Sejumlah warga maupun pengguna jalan mengeluhkan material proyek yang berserakan di badan jalan. Warga merasa terganggu dengan debu yang kerap berterbangan hingga ke rumah-rumah warga maupun tempat usaha warga sekitar.  Pengamatan di sepanjang lokasi proyek ini, Minggu (28/10), tampak tidak sedikit material proyek pembangunan drainase ini berserakan dikedua sisi badan jalan. Begitupula dengan perlengkapan proyek seperti molen (alat aduk semen) yang ditaruh disisi badan jalan sehingga ruas Jalan Wijaya Kusuma yang tergolong padat lalulintasnya ini kini dirasakan menjadi tambah sempit. Belum lagi dengan kendaraan proyek lainnya yang lalu lalang melintas. Salah seorang warga Baler Bale Agung mengaku kendati proyek ini sudah sempat disidak oleh Wakil Bupati Jembrana dan kontraktor pelaksana proyek sudah diingatkan agar menjaga kenyamanan jalan, namun pengerjaannya masih dirasakan mengganggu sehingga dikeluhkan. “Dari awal tidak ada perubahan. Dulu sempat disidak Pak Wakil Bupati, agar memperhatikan kenyamanan pengguna jalan. Tetapi tetap saja begini, material berserakan di mana-mana,” ungkap warga yang juga pemilik tempat makan ini.  Ia juga mengaku adanya sisa tanah bekas pembongkaran saluran drainase yang berserakan di jalan juga semakin menggagu kenyamanan warga. Bahkan menurutnya pembeli kini enggan datang ketempat usahanya karena menurutnya disaat musim kemarau seperti saat ini material bangunan ataupun sisa tanah itu sangat mudah bertebaran terbawa angin maupun kendaraan lewat. Ia pun mempertanyakan waktu pelaksanaan proyek ini.  “Proyek ini juga lama sekali, beberapa bulan belum selesai-selesai,” tandasnya.  Berdasarkan papan informasi, proyek yang ada di lokasi, nilai proyek proyek ini mencapai Rp 1,8 miliar dengan kontrak tertanggal 2 Juli 2018. Sesuai waktu penggerjaannya yang cukup lama, yakni selama 120 hari atau 4 bulan, proyek yang kini masih proses pengerjaan itu dideadline sekitar awal bulan November. Kadis PUPRPKP Kabupaten Jembrana I Wayan Darwin dikonfirmasi, Minggu kemarin, terkait sejumlah material bangunan maupun sejumlah peralatan proyek tersebut mengaku pihaknya juga sudah memperingatkan rekanan agar menaruhnya lebih kepinggir. Sedangkan untuk meminimalisir gangguan yang disebabkan oleh debu dari sisa tanah yang masih bersarakan disepanjang jalan menurutnya sudah berusaha diminimalisir dengan cara disiram. “Dari kemarin sudah mulai kami berusaha siram, biar tidak terlalu mengganggu. Kami harap masyarakat dapat memaklumi keadaan itu, tetapi nanti kalau sudah selesai, pasti semua dibersihkan,” tandasnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Langgar Parkir, Puluhan Kendaraan Kena Tilang Elektronik di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Selain memberikan  teguran, kali ini tilang elektronik diberlakukan kepada pelanggar parkir di wilayah Ubud. Tindakan ini diambil Jajaran Polsek Ubud bersama tim gabungan dalam  upaya penertiban parkir untuk mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Ubud, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.