Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gara-gara Anjing Liar, Desa Jatiluwih Buat Perarem

Jatiluwih
BERBURU ANJING - Warga Desa Jatiluwih Tabanan berburu anjing liar yang meresahkan warga.

Tabanan, Bali Tribune

Warga Desa Jatiluwih diresahkan seekor anjing liar yang tiba-tiba menyerang belasan warga di sejumlah banjar, yakni Banjar Kesambi, Banjar Jatiluwih Kawan, Banjar Gunung Sari Desa, dan Banjar Gunung Sari Kelod. Setelah dieliminasi, anjing tersebut positif rabies.

Perbekel Desa Jatiluwih, I Made Kartika mengatakan, untuk mencegah korban bertambah, pihak desa membuat perarem. “Perarem ini merupakan langkah cepat kita untuk mengantisipasi hal-hal yang lebih buruk,” tegasnya, Rabu (1/6).

Selain itu, lanjut dia, dengan perarem tersebut diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan warga agar tidak memelihara anjing dengan jumlah banyak dan tidak meliarkan anjing piaraannya.

Dikatakannya, pihak desa memang harus mengambil langkah cepat mengingat Desa Jatiluwih juga merupakan daerah pariwisata yang diakui dunia sehingga dibutuhkan solusi yang cepat dan tepat. “Kita juga sudah sampaikan ke delapan banjar yang ada di Desa Jatiluwih,” imbuhnya.

Seperti diketahui, selama dua hari berturut-turut, 11 warga di tiga banjar tersebut diserang dan digigit anjing misterius. Dua korban di Banjar Jatiluwih Kawan, satu korban di Banjar Jatiluwih Kangin, satu korban di Banjar Kesambi, dan paling banyak terdapat di Banjar Gunung Sari Desa yakni 6 orang, dan satu orang di Banjar Gunung Sari Kelod.

Dari seluruh korban, tiga orang digigit pada Minggu (29/5) dan 8 korban digigit pada Senin (30/5). Menurut salah seorang warga, dua korban di antaranya dinyatakan berisiko tinggi karena luka gigitan anjing sudah mengenai saraf. “Dari korban yang berisiko tinggi tersebut satu di antaranya saat ini sedang menjalani perawatan intensif di BRSU Tabanan,” ujar sumber yang enggan namanya ditulis.

Salah satu di antaranya adalah Ni Nengah Wastini (54), warga Banjar Jatiluwih Kawan, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel. Menurut I Nengah Supadma (38), mertuanya tersebut digigit anjing Minggu (29/5). Seekor anjing tiba-tiba datang masuk ke pekarangan rumahnya dan langsung menyerang mertuanya. Alhasil, mertuanya mengalami luka pada paha kiri.

Supadma menambahkan jika mertuanya kemudian dilarikan ke Puskesmas Penebel I untuk mendapatkan VAR kemudian dirujuk ke BRSU Tabanan. Sedangkan seorang korban, I Made Tinggal warga Banjar Gunung Sari Desa, kini harus menjalani perawatan intensif di BRSU Tabanan setelah mengalami lima gigitan anjing gila tersebut.

Seperti halnya Wastini, Tinggal juga digigit secara membabibuta oleh anjing yang sama. Ketika itu Tinggal sedang duduk di teras rumahnya dan tiba-tiba seekor anjing datang dan menyerangnya. Korban pun sempat bergumul dengan anjing tersebut.

Pasca serangan anjing gila di Desa Jatiluwih yang menyebabkan 11 warga terluka, pihak desa akhirnya membuat perarem yang telah disepakati bersama. Perarem tersebut menegaskan seluruh biaya pengobatan korban gigitan anjing harus ditanggung pemilik anjing, tidak termasuk biaya pengabenan apabila korban meninggal.

wartawan
Arta Jingga
Category

Polres Jembrana Ungkap Dugaan Illegal Logging di Hutan Bali Barat, Puluhan Gelondong Kayu Jati Diamankan

balitribune.co.id I Negara - Aktivitas penebangan liar atau illegal logging masih menjadi ancaman serius bagi kelestarian kawasan hutan di Bali Barat. Meski berbagai upaya pengungkapan, penindakan, hingga penegakan hukum telah berulang kali dilakukan aparat, praktik perusakan hutan tersebut ternyata masih saja terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click

Tim Opsnal Polsek Tembuku Ringkus Pencuri Bokor Slaka

balitribune.co.id I Bangli- Tidak butuh waktu yang lama, Tim Opsnal Polsek Tembuku dibawah pimpinan Kanit Reskrim Ipda I Nengah Kariawan berhasil menangkap pelaku pencurian bokor slaka milik I Komang Atis (45) warga Banjar Metra Kaja  Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku. 

Pelaku  I Putu JA (26) ditangkap di rumahnya di Banjar Belok, Desa Yangapi, Tembuku pada  Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tertutup Eceng Gondok dan Gulma, TNI Normalisasi Danau Buyan

balitribune.co.id I Singaraja - Hamparan eceng gondok dan gulma yang menutupi sekitar 8 hektare kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, mulai ditangani melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait, Selasa (9/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Kaji Peluang Pendirian Sekolah Rakyat di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengkaji wacana pendirian Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pihaknya akan mempelajari konsep dan kebutuhan program tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perda Administrasi Kependudukan Badung Segera Dicabut, DPRD Nilai Aturan Lama Tak Lagi Sesuai Regulasi Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Kabupaten Badung mulai menggodok pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan beserta perubahan melalui Perda Nomor 9 Tahun 2016. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Rakor Percepatan Penanganan Sampah, Dorong Peran Aktif Sektor Horeka

baliutribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Sampah di Provinsi Bali yang digelar di Hotel The Meru, Sanur, Denpasar, Selasa (9/6/2026). Rakor ini difokuskan pada optimalisasi peran sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) dalam pemilahan dan pengelolaan sampah, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.