Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Garda Terdepan, Ratusan Anggota TNI Bersihkan Puing Runtuhan Bangunan

Bali Tribune / BERSIHKAN JALUR - Anggota TNI bersama warga dan relawan bersikna jalur yang tertimbul longsor.

balitribune.co.id | Amlapura - Sejak kejadian gempa yang menghancurkan ribuan rumah di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Sabtu (16/10), ratusan anggota TNI telah diterjunkan ke lokasi bencana, dan berada di garda terdepan dalam membantu warga korban bencana, mulai dari membersihkan puing-puing, membersihkan jalur yang tertimbun longsoran hingga membantu membangun tenda pengungsian untuk warga korban gempa.

Hingga  Selasa (19/10) ratusan anggota TNI dari Kodim 1623 Karangasem dan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) masih bergerak bersama relalwan dan warga setempat menyelesaikan pembersihan material longsoran yang menutupi akses jalan di puluhan titik longsoran.

“Anggota dibagi dalam beberapa regu, karena titik lokasi longsoran itu banyak dan lokasinya berjauhan. Kami optimis bersama realwan dan warga seluruh akkses jalan yang tertimbun material longsoran utamanya di atas (Dusun Jatituhu paling atas,red) bisa selesai hari ini (Selasa 19 Oktober, red),” tegas, Kapten inf. Nyoman Mangku, Komandan Regu yang sehahrinya menjabat Danramil Manggis ini.

Pembersihan jalur yang tertutupi longsoran harus segera dituntaskan, guna memudahkan mobilitas dan distribusi logistik dan bantuan untuk warga korban bencana. Regu lainnya ada yayng bebrtugas membersihkan reruntuhan bangunan rumah warga, sekaligus membantu mendirikan tenda pengungsian untuk warga yang rumahnya hancur dan tidak bisa ditempati. Karena hampir seluruh warga di enam dusun yang terdampak parah guncangan gempa berkekuatan 4.8 SR di Desa Ban, Kubu, tersebut masih mengalami trauma dan memilih tidur dibawah pohon atau dihalaman rumah mereka.

I Nengah Soya, salah satu warga Dusun Jatituhu atas korban gempa kepada media ini mengaku dia dan keluarganya masih trauma dan ketakutan. Betapa tidak rumah satu-satu miliknya yang menjadi tempat berteduh keluarganya hancur dan nyaris rata dengan tanah. “Untungnya kami masih punya bale-bale, kami tidus diatas bale-bale tanpa atap  di halaman. Dan syukurnya ada bapak-bapak tentara (anggota TNI,red) yang dari mulai gempa sampai sekarang terus bersama kami dan mendirikan tenda untuk kami,” ungkapnya. Dengan teknik yang  dimiliki, anggota TNI bisa dengan cepat mendirikan tenda menggunakan terpal bantuan dari donatur dan relawan.

Pelda Kadek Suadnyana, anggota TNI Kodim 1623 Karangasem yang membantu mendirikan tenda untuk warga korban gempa, mengatakan ada beberapa regu yang memang ditugaskan oleh Dandim 1623 Karangasem untuk membersihkan runtuhan bangunan sekaligus mendirikan tenda untuk keluarga korban gempa. Tenda yang di dirikan menggunakan terpal bantuan dari donatur dan relawan, dimana sebisa mungkin tenda yang dibuat tersebut bisa tahan terhadap tiupan angin kencang, karena berada diketinggian.

“Kalau satu tenda bisa menampung satu keluarga berjumlah enam orang, sesuai dengan ukuran terpalnya. Kalau rangka kita buat dari bambu runtuhan bangunan atau bambu yang ditebang warga di kebun,” ucapnya.

Sementara itu, selain logistik berapa kebutuhan pokok untuk kebutuhan hidup sehari-hari, serta terpal dan alas tidur, kini warga di Dusun Jatituhu dihadapkan pada kesulitah mendapatkan air bersih. Karena guncangan gempa tidak hanya membuat rumah mereka hancur, tetapi cubang tempat penampungan air mereka juga hampir seluruhnya pecah sehingga tidak bisa lagi dipakai untuk menampung air. Baik air hujan maupun air bantuan dari relawan dan pemerintah.

“Hampir seluruh cubang milik warga juga ikut pecah  oleh guncangan gempa. Ini menjadi permasalahan yang dihadapi oleh warga kami. Kami berharap pemerintah bisa membantu mencarikan solusi agar warga kami bisa menampung air untuk kebutuhan hidup,” lontar Kadus Jatituhu, I Nyoman Sumera.

wartawan
AGS
Category

Taman Ayun Destinasi Libur Nasional dan Cuti Bersama

balitribune.co.id | Mangupura - Libur panjang Idul Adha dan Cuti Bersama berdekatan dengan akhir pekan serta Waisak 2026 terhitung dari 27 Mei hingga 1 Juni dimanfaatkan sebagian wisatawan domestik untuk berlibur di Bali dan daerah lainnya di Indonesia. Selama berlibur di Pulau Dewata, wisatawan memilih Pura Taman Ayun sebagai salah satu destinasi yang dikunjungi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pegawai Salon Asal Bandung Ditemukan Tewas di Kamar Kos

balitribune.co.id I Gianyar - Warga kelurahan Gianyar, dikejutkan dengan penemuan mayat di sebuah kamar kos di Jalan Majapahit Gang Gunung Agung No 10X, Lingkungan Teges Kelod, Gianyar. Korban diketahui seorang perempuan bernama Lise Kuslianingsih (55), warga asal Bandung yang selama ini bekerja di sebuah salon kecantikan di Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menjaga Roh Bali, Perkim Denpasar Integrasikan Arsitektur Lokal di Kawasan Permukiman

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan kawasan permukiman yang tidak hanya fungsional, tetapi juga melestarikan warisan budaya.

Baca Selengkapnya icon click

Now Or Never

balitribune.co.id | "Now or Never" adalah sebuah frase yang menggambarkan suasana kebatinan seseorang yang tengah dihadapkan kepada sebuah pilihan yang harus segera ia putuskan. Seringkali muncul masalah yang bersifat mendesak dan memiliki dampak psikologis dan sosial yang luas yang apabila tidak segera diambil sebuah keputusan yang cepat akan menimbulkan persoalan yang jauh lebih sulit, baik eskalasinya maupun substansinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Simbol Penyucian Diri, Umat Buddha Gelar Upacara Pemandian Bodhisatva Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang berlokasi di kawasan Legian, Badung, pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570. Prosesi ibadah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalaan Pelita Waisak dan dilanjutkan dengan upacara pemandian Bodhisatva Rupang.

Baca Selengkapnya icon click

Jemaah Haji Asal Desa Pegayaman Meninggal di Mekkah

balitribune.co.id I Singaraja - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Buleleng, Ibrahim Mujab (75), asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026) siang waktu setempat. Ibrahim dinyatakan meninggal usai menjalani rangkaian puncak ibadah haji. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.