Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Geber Suara Gerindra, Disel Astawa Siap Maju Pilkada Badung

Bali Tribune / Disel Astawa
balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Badung I Wayan Disel Astawa menyatakan tekadnya untuk tarung di Pilkada Badung 2024 mendatang. Mantan kader PDI Perjuangan ini bahkan optimis lewat Gerindra dirinya bisa mendapat tiket untuk merebut kursi orang nomor satu di Gumi Keris  menggantikan kepemimpinan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.
 
Sebagai pemanasan sebelum laga di Pilkada Badung, Disel Astawa saat ini kembali maju sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Bali untuk yang ketiga kalinya. Partai besutan Prabowo Subianto ini telah mendaftarkan Bacalegnya ke KPU pada Minggu (14/5).
 
Ditemui saat mengantarkan Bacaleg Gerindra mendaftar ke KPU Badung, Disel Astawa mengaku sambil mempertahankan kursi di DPRD Bali dari Dapil Badung dirinya juga mempersiapkan untuk maju sebagai calon Bupati Badung 
 
Agar mendapat tiket maju sebagai calon Bupati, ia saat ingin tengah menggeber kursi di parlemen Badung. Pihaknya menargetkan Gerindra minimal harus meraih 20 persen kursi DPRD Badung agar punya tiket untuk calon bupati.
 
"Saat ini saya maju sebagai calon anggota DPRD Bali untuk memberi semangat dan motivasi  kepada kader-kader yang lain. Dan nanti saya optimis maju sebagai calon Bupati Badung," ujarnya.
 
Maju sebagai bakal Calon Bupati Badung menurut politisi yang juga Bendesa Adat Ungasan ini adalah sebuah peluang dari Partai Gerindra. Terlebih secara nasional partai berlambang burung garuda ini mendapatkan posisi kedua. Namun tetap akan dilakukan kerja keras dan iklhas untuk mengusung Calon Bupati Badung. “Tentunya dengan bekerja ikhlas bekerja tulus sehingga satu fraksi terpenuhi atau 20 persen tercapai. Sehingga Partai Gerindra bisa mengusung calon sendiri untuk maju di 2024 sebagai Calon Bupati Badung. Untuk mmembenahi untuk Badung yang lebih baik,” kata Disel. 
 
Disinggung soal koalisi dengan partai lain, Disel menyebut tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi terutama bila raihan kursi Gerindra di DPRD Badung belum mencapai 20 persen.
"Komunikasi (koalisi) tentu kita akan berkomunikasi yang baik untuk memberi harapan kepada masyarakat Badung untuk lebih baik kedepannya," pungkas Disel Astawa.
 
Untuk diketahui, Partai Gerindra pada Pileg 2019/2024 hanya mampu menempatkan 2 kadernya sebagai anggota DPRD Badung. Yakni I Gede Aryantha dari Dapil Kuta Utara dan I Made Wijaya dari Dapil Kuta Selatan. Gerindra dalam parlemen bergabung dengan dua kader Demokrat untuk membentuk fraksi yang dinamai Fraksi Badung Gede.
wartawan
ANA
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.