Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelar Aksi Turun ke Jalan, Anak Muda Jembrana "Lurug" Rumah Jabatan Bupati

Bali Tribune / AKSI - Anak muda di Jembrana mengisi Hari Kesaktian Pancasila Jumat (1/9) dengan menggelar aksi turun ke jalan.
balitribune.co.id | NegaraHari Kesaktian Pancasila Jumat (1/9) dijadikan momentum menyoroti sejumlah persoalan. Belasan anak muda di Jembrana menggelar aksi solidaritas turun ke Jalan. Pelajar dan mahasiswa dari berbagai desa ini juga ngelurug rumah jabatan Bupati Jembrana untuk menyampaikan pernyataan sikap. 
 
Komponen anak muda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana ini menggelar aksi solidaritas di Jalan Nasional Denpasar Gilimanuk ruas Simpang Empat Sudirman, Jembrana. Selain orasi, ribuan sticker Garuda Pancasila dan NKRI dibagikan kepada pengguna Jalan yang melintas. Mereka juga menyampaikan pernyataan sikap langsung ke Bupati Jembrana, I Nengah Tamba. Mereka menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai harus disikapi oleh Pemerintah. 
 
Pernyataan sikap yang dibacakan oleh Koordinator Aksi I Nyoman Wahyu Kurniawan yakni pihaknya mengingatkan kembali akan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. "Kami sebagai generasi muda terpanggil untuk ikut membumikan Pancasila. Mengingatkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara yang harus dijadikan pondasi dan landasan dalam setiap aspek kehidupan bernegara" ujar pemuda asal Desa Gumbrih, Pekutatan ini. Mereka juga menyatakan selain menguatkan pendidikan Kewarganegaraan, penting untuk memulihkan kembali Pendidikan Moral Pancasila. 
 
"Sehingga generasi muda mendapat pengetahuan dasar bernegara yang utuh," ungkapnya. Mereka meminta penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) agar kembali dihidupkan, "untuk kembali membumikan nilai-nilai Pancasila ke seluruh komponen dan lapisan masyarakat sampai ke pelosok-pelosok Indonesia," ungkapnya. Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) juga diminta bergerak lebih masif ke bawah untuk membumikan nilai-nilai Pancasila. "Dengan pemahaman nilai-nilai Pancasila, harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara akan tetap terjaga," jelasnya diamini peserta aksi lainya
 
"Yang terpenting seluruh komponen bangsa memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di setiap aspek kehidupan," imbuhnya. Pihaknya mengatakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai pada generasi muda tidak hanya menititik beratkan pada pendidikan disekolah saja, melainkan juga mulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, pergaulan dan masyarakat. Pihaknya menyatakan keprihatinan terhadap berbagai permasalahan dikalangan generasi muda saat ini. "Banyak sekali persoalan mulai dari kekerasan hingga intoleransi, tidak hanya dalam pergaulan sehari-hari, tetapi juga didunia maya," jelasnya. 
 
Menurutnya etika dan kedisiplinan juga semakin dilupakan, "persoalan ini salah satunya dipicu karena pergeseran mentalitas generasi muda akibat tidak memahami nilai-nilai Pancasila," imbuhnya. Pihaknya mengajak semua komponen masyarakat termasuk kalangan pemuda bahu-membahu menjadikan segala perbedaan sebagai kekuatan untuk bangkit dari dampak COVID-19 yang saat ini kita hadapi bersama. Pihaknya juga tegas menyatakan mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memberantas gerakan radikal, ekstrim dan sparatis, termasuk juga terhadap gejolak keamanan di Papua
 
"Kami mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menumpas teroris Kelompok Kriminalisasi Bersenjata di Papua. Sudah banyak memakan korban jiwa termasuk prajurit-prajurit berdarah Bali yang gugur di Papua" tegasnya. Dikatakannya pernyataan sikap kami ini disampaikan. melalui pemerintah daerah, "kami mohon aspirasi ini untuk disampampaikan kepada pemerintah pusat," harapanya. Sementara Bupati Jembrana, I Nengah Tamba yang menerima peserta aksi, mengapresiasi aksi yang dilakukan komponen anak muda di Jembrana ini, "ini inspirasi positif bagi generasi muda di Jembrana," ujarnya. 
 
Menurut Bupati Tamba, generasi muda Indonesia harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan baik sebagai mahluk individu maupun mahluk sosial. Pihaknya mengajak generasi muda untuk tetap produktif dan inovatif, terlebih dalam situasi pandemi seperti saat ini, "anak muda harus kritis dan peduli, bisa memberikan masukan dan berpartisipasi dalam pembangunan di daerah. Mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Apalagi anak muda menguasai media sosial. Pernyataan sikap ini selanjutnya akan kami tindaklanjuti dengan instansi terkait untuk diteruskan ke pemerintah," tandanya.
 
wartawan
PAM
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.