Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelar Mutasi, Bupati Gianyar Non Job-kan Pejabat Pungli

Bali Tribune / Bupati Mahayastra

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk pengisian sejumlah jabatan yang kosong serta merotasi sejumlah posisi pejabat, Senin (6/9), Bupati Gianyar Made mahayastra akan menggelar mutasi. Dalam mutasi kali ini, Bupati juga akan non job-kan salah seorang pejabat yang dinilai telah meresahkaan masyarakat lantaran kerap melakukan pungutan liar (Pungli). 

Saat dikofirmasi, Minggu (5/9), Bupati Made Mahayastra membenarkan adanya mutasi ini. Dalam mutasi ini, pihaknya juga non job-kan salah seorang pejabat karena dinilai sudah melanggar sumpah jabatan. Semua pejabat dan pegawai yang perilakunya cenderung mencoreng citra pemerintah, disebutkan selalau ada dalam pantauannya. “Setiap ada pegawai atau pejabat yang bermain-main, saya pasti pantau. Karena selama kami juga menyebar orang-orang yang menilai kinerja pejabat dan pegawai, Syukurnya, sebagian besar pejabat saya bekerja secara serius,” ungkapnya.

Disebutkan, pemantauan inipun sangat efektif untuk mengetahui kinerja bawahannya itu. Sepertii halnya di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, yang sebelumnya dijuluki sebagai sarangnya pungli, kini justru nihil pungli. “Setiap mutasi Kami selalau memilih orang secara selektif. Namun, rupanya masih saja ada oknum pejabat yang menyalahgunakan kepercayaan jabatan itu,” sesalnya.

Disebutkan, dalam catatannya, ada salah seorang pejabat di tingkat kecamatan dinilai telah meresahkan masyarakat, terutamanya pengusaha. Dalam situasi Pandemi ini pengusaha mikro kecil menengah (UMKM) pun tidak luput jadi sasarannya. "Iya seorang pejabat di kecamatan terpaksa saya copot dari jabatannya," tegasnya.

Lanjutnya, penindakan pejabat-pejabat nakal bukan dilakukan hanya melalui isu. Namun telah dilakukan melalui pembuktian. Dimana saat ada informasi masuk, pihaknya langsung mengecek ke lapangan untuk mengetahui kebenarannya. "Selama saya menjabat, jangan main-main di pemerintahan saya. Saya bekerja tulus untuk masyarakat Gianyar. Saya tidak mau ketulusan saya dicoreng oleh oknum pejabat seperti ini," tandasnya.

Pada kesempatan ini, untuk kalangan Aparatur Sipil Negera (ASN) diminta agar tidak termakan isu tidak jelas yang kerap menyebutkan jika dalam mutasi jabatan ada praktek jual beli. Isu sesat ini jika dibiarkan bergulir, tidak hanya akan memperburuk citra pegawai dan pemerintah, namun juga berpotensi menurunkan semangat kerja pegawai. "Selama saya menjabat, semua pejabat yang saya percayakan karena kinerjanya. Kalau ada oknum yang mengaku-ngaku bisa mengatur jabatan dengan angka, silakan sampaikan langsung ke saya," tantangnya.

wartawan
ATA
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.