Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelar Upacara Nangluk Merana, Tangkal Serangan Hama dan Virus

Bali Tribune / Upacara Nangluk Merana dan Mepekelem di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung Petitenget, bertepatan dengan Purnama Kesanga, Senin (9/3).
balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Eka Sudarwitha menghadiri Upacara Nangluk Merana dan Mepekelem di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung Petitenget, bertepatan dengan Purnama Kesanga, Senin (9/3). Upacara yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini tergolong dalam jenis Bhuta Yadnya yang bertujuan untuk memohon keselamatan serta dijauhkan dari hal-hal yang bersifat negatif dan malapetaka dimana agar segala merana (hama) atau virus-virus maupun penyakit itu sirna.
 
Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda Sakti Griya Telabah Banjar Batu Bidak Kerobokan Kuta Utara juga dihadiri oleh Anggota DPRD Badung AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Ida Bagus Made Sunartha, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Ni Wayan Kristiani, Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Pesedahan Agung I Made Sutama, Kadis Perhubungan. AA Ngr. Rai Yuda Dharma, Camat Kuta Utara  Putu Eka Parmana, Lurah Kerobokan Kelod I Made Wistawan, Bendesa Adat Kerobokan A.A Putu Sutarja, Ketua Harian PHDI Badung Gede Rudia Adiputra dan seluruh kelian subak se- Badung.
 
Kepala Dinas Kebudayaan  Badung I Gede Eka Sudarwitha disela-sela kegiatan menyampaikan pada pelaksanaan Upacara Nangluk Merana di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung pada tahun ini dilaksanakan bertepatan dengan purnama kesanga, dengan harapan agar segala penyakit, hama yang ada di dunia, baik itu di sawah maupun di lingkungan terlebih lagi pada saat ini sedang merebaknya virus Corona (Covid-19) dan kasus kematian pada hewan ternak Babi agar bisa segera hilang dan sirna sehingga akan tumbuh kesejahteraan dan kemakmuran di jagat Badung, di Bali dan di dunia pada umumnya.
 
"Sesungguhnya segala merana atau penyakit itu bersifat sama yang merupakan hama atau petaka bagi manusia oleh karena itu diadakannya upacara dan upakara Nangluk Merana sebagai sarana kita berdoa bersama untuk selalu dilindungi oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar segala hal-hal negatif baik itu virus maupun hama yang dapat merugikan masyarakat bisa dihilangkan dan masyarakat kita selamat dihindarkan dari penyakit dan marabahaya," ujarnya.
 
Lebih lanjut dikatakan dengan upacara nangluk merana ini, masyarakat seperti  petani yang mengandalkan kehidupannya dari pertanian dapat terhindar dari gangguan-gangguan hama ataupun penyakit yang mengganggu tanaman pertanian sehingga nantinya dapat memperoleh hasil panen yang memuaskan.
 
Dalam acara tersebut  Kadis Kebudayaan Badung ikut melaksanakan persembahyangan bersama dengan seluruh masyarakat dan pekaseh se-Kabupaten Badung di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung Petitenget serta ikut melalukan prosesi Mulang Pekelem di Pantai Petitenget.
 
wartawan
I Made Darna

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.