Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelombang Tinggi, Nelayan dan Wisata Bahari Diminta Waspada

Bali Tribune/ TINGGI - Gelombang tinggi terjadi di laut Bali, nelayan dan wisatawan bahari diminta waspada
balitribune.co.id | Mangupura - Para nelayan dan wisatawan diminta untuk waspada bila melakukan aktivitas di pantai. Pasalnya, gelombang tinggi kerap terjadi di kawasan pantai Kabupaten Badung.
 
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan dalam siaran persnya, Rabu (12/6) menyatakan gelombang tinggi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Berdasar prakiraan cuaca Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar tiga hari ke depan kondisi cuaca secara umum cerah berawan. Berpotensi hujan ringan di Bali bagian tengah dan timur.  Angin umumnya bertiup dari arah Timur- Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 8-38 Km/jam. Tinggi gelombang di perairan utara Bali berkisar antara 0.25-2 meter, di perairan selatan Bali berkisar antara 1- 5 meter,  di Selat Bali berkisar 0.5-4 meter dan Selat Lombok berkisar antara  0.5-4 meter. 
 
“Perlu diwaspadai potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter atau lebih di sekitar  laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudra Hindia Selatan Bali,” ujarnya.
 
Pihaknya juga mengimbau masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar memperhatikan potensi angin kencang  dan tinggi gelombang  laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar wilayah perairan Selatan Bali. 
 
“Kami imbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca/ iklim ekstrem,” kata Taufik Gunawan.
 
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Badung Made Badra. Kata dia, untuk memberikan peringatan kepada masyarakat maupun wisatawan yang berlibur di pantai, pihaknya sudah memasang rambu-rambu. Rambu-rambut tersebut diminta agar dipatuhi.
 
“Wisatawan yang melakukan aktivitas di pantai kami imbau memperhatikan rambu-rambu larangan yang sudah dipasang oleh petugas Balawisata,” kata Badra.
 
Untuk keamanan dan kenyamanan wisatawan yang mandi di laut, pejabat asal Kuta ini bahkan mengaku sudah menugaskan Tim Balawista Badung melakukan pengawasan terhadap seluruh aktivitas pantai selama 12 jam dari pukul 06.00- 18.00 Wita. Seluruh titik-titik keramaian juga telah dipasangi rambu peringatan. “Petugas Balawista Badung juga sudah kami siagakan,” ujarnya.
 
Selain itu imbauan serupa juga disampaikan kepada para nelayan di pesisir Badung. Ketika mau melaut harus tetap  memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG. “Kami harapkan para nelayan untuk selalu memperhatikan data BMKG ketika mau melaut untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk,” kata Plt Kadis Perikanan Badung ini. 
wartawan
I Made Darna
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.