Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gerbang Pintu Masuk Bali Semrawut, Neon Box Dibiarkan Membahayakan

BAHAYA - Keberadaan neon box yang dibiarkan dalam kondisi rusak menjadi salah satu penyebab pintu gerbang masuk Bali di Gilimanuk tampak semrawut.

BALI TRIBUNE - Kendati Bali menjadi daerah tujuan wisata terkemuka, namun penataan wajah pintu gerbang Bali di Gilimanuk masih terkesan belum maksimal. Seperti yang tampak di pintu keluar areal Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Jalur yang dahulunya dijadikan sebagai Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk ini, hingga saat ini masih terkesan semrawut. Areal eks Pos Pemeriksaan KTP yang dilewati setiap penumpang masuk Bali dari arah Jawa itu tampak kotor. Non box di atas eks bangunan Pos Pemeriksaan KTP itu juga tampak dibiarkan rusak.  Saat jalur di sisi barat Taman Siswa Gilimanuk itu masih difungsikan sebagai Pos Pemeriksaan KTP neon box yang bisa dilihat oleh seluruh penumpang setelah keluar dari areal Pelabuhan Gilimanuk itu, sempat diisi ucapan selamat datang dari Pemkab Jembrana. Namun setelah Pos Pemeriksaan KTP dipindah ke pintu masuk areal Terminal Gilimanuk sejak tahun 2017 lalu, ucapan selamat datang dari Pemkab Jembrana dipindah ke selatan. Pantauan di jalur menuju Terminal Penumpang Giilimanuk ini, kini tampak neon box di atas eks bangunan Pos KTP itu yang tampak pecah dan usang masih dibiarkan begitu saja di lokasi itu. Bahkan sejak dipindahkannya Pos Pemeriksaan KTP tersebut ke pintu masuk arela Terminal Barang Gilimanuk, menurut warga, neon box yang kondisinya rusak dan usang itu dibiarkan begitu saja di lokasi tersebut. “Sejak dipindah, pos yang lama ini sudah tidak diurus. Sama juga neon box yang di atas, dibiarkan terbengkalai,” ungkap salah seorang tukang ojek dari Gilimanuk saat ditemui sedang mangkal di eks Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk tersebut. Bahkan neon box yang kini dalam keadaan pecah itu kondisinya mengkhawatirkan serta membahayakan terlebih jalan di bawahnya menjadi perlintasan bagi orang yang masuk ke Bali melalui jalur darat. Terlebih kondisi neon box di sebelah bekas bangunan Pos Pemeriksaan KTP itu kini papan neon boxnya sudah tidak berisi penutup serta ujung salah satu lampu neonnya sudah tampak lepas. Sejumlah lampu neon pada neon box di atas jalur masuk Bali itu bisa saja pecah ataupun lepas dari pegangannya dan menimpa orang lewat di bawahnya. “Seharusnya diperhatikan kondisi neon box di atas itu. Tidak hanya menyangkut wajah baru masuk Bali. Tetapi juga keselamatan orang. Bisa-bisa karena terlalu lama dibiarkan, malah menimpa orang lewat,” ujar salah satu petugas kepolisian yang sempat ditemui berjaga di Gilimanuk. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jembrana, Ketut Wiaspada dikonfrimasi terkait keberadaan bekas bangunan Pos KTP yang lama itu Minggu (8/7) mengatakan sejak lokasi Pos Pemeriksaan KTP dipindah ke areal Terminal Penumpang Gilimanuk, bangunan tersebut sudah diserahkan kembali ke Bagian Umum Setda Kabupaten Jembrana. Menurutnya, penyerahan tersebut dilakukan karena pihaknya selaku leading sector terkait pemeriksaan KTP di pintu gerbang masuk Bali, juga merasa tidak perlu untuk kembali memanfaatkan bekas bangunan Pos KTP tersebut. Pihaknya juga mengakui tidak memiliki anggaran untuk pemeliharaan aset daerah tersebut sehingga dikembalikan ke Bagian Umum Setda Kabupaten Jembrana. Namun terkait informasi mengenai neon box yang membahayakan orang yang melintas di bawahnya, pihaknya menyatakan akan berkoordinasi dengan Bagian Umum agar bisa segera ditangani. “Di samping itu, kami juga tidak ada biaya perawatan, sehingga  kami serahkan ke Bagian Umum. Namun mengenai informasi kerusakan neon box yang juga berpotensi membahayakan di bekas bangunan Pos KTP itu, nanti kami koordinasikan ke Bagian Umum agar segera ditangani,” ujarnya.pam

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.