Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gianyar Hilir Kekeringan, Debit Sungai Petanu Turun

Bali Tribune / PELAYANAN - Warga Banjar Pinda, Desa Saba mendapatkan palayanan air bersih mengggunakan mobil tangki.

balitribune.co.id | GianyarKekeringan dan hawa panas  dalam sebula  terakhir mulai menunjukkan dampaknya. Debit air sungai berujung ke irigasi mulai menurun. Ironisnya lagi, sungai Petanu yang berlimpav air ikut menyurut dan berdampak ke produksi air bwsih di Spam Petanu. Akibatnya, pelayanan PUDAM Sanjiwani Gianyar di wilayah Gianyar hilir seperti Desa Saba, Blahbatuh hingga Sukawati terimbas.

Dari data yang  d himpun, Minggu (13/10) penurunan debit air, mengakibatkan terjadi  penurunan flow distribusi Spam Petanu. Yang membuat terganggunya produksi dan distribusi air ke sambungan rumah tangga di sejumlah wilayah. Yakni hampir seluruh wilayah desa Saba, seperi Br. Saba, Pinda, Banda, Blangsinga, Sema, Kawan, Tegalulung, Tengah. Termasuk Wilayah Desa Pering. Desa Blahbatuh, dan Desa Keramas.  Belum termasuk di sebagian wilayah Sukawati.

Akibat turunnya debit air baku dari sungai ini,  pihak Spam Petanu, untuk sementara menggunakan manual pressure pompa distribusi karena level air reservoar yang menurun drastis. Dimana  akan diinformasikan lebih lanjut jika produksi dan distribusi PDAM Petanu sudah normal kembali.

Pantauan di lapangan, sejumlah mobil tangki PDAM hilir mudik mengangkut air untuk kebutuhan warga di Banjar Pinda, Desa Saba, Blahbatuh. Warga terlihat dari pagi telah antrai untuk mendapatkan air bersih. Mereka harus hilir mudik membawa ember berisi air, ditampung untuk persedian pagi hingga sore. Kondisi ini pun cukup membebani masyarakat namun telah menjadi hal umum dirasakan masyarakat Pinda.

Sementara Direktur Perumda Tirta Sanjiwani Gianyar, I Made Sastra Kecana, saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Namun spam Petanu berada di bawah provinsi. "Penyabanya selain kemarau juga adanya kebocoran di kisdam non permanent," ungkapnya.

Sementara saat ini solusi secara teknis, jika debit air sungai menurun dan instalasi petanu tetap bisa beroperasi maka yang di kerjakan mengatur aliran dari zona luar petanu untuk mendukung pelayanan yang terganggu. Namun jika kondisinya Spam Petanu off mk antisipasi dengan drop air tangki dan sebagian aliran dari luar zona Petanu mendukung ke zona Petanu dan potensi ada penggiliran dan tekanan jam puncak pemakaian akan juga menurun. "Untuk pelayanan di beberapa wilayah, kami layani air bersih menggunakan  mobil tangki. Mobil tangki tersebut disiapkan pagi dan sore dan di posisikan di tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat yang terdampak," terangnya singkat.

wartawan
ATA
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.