Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Go Paperless” Digitalisasi Persuratan dan Arsip Pemprov Bali

Bali Tribune / Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Wayan Budiasa
balitribune.co.id | Denpasar - Bali masih menjadi destinasi utama wisata dunia. Hal ini terjadi karena alam dan budaya Bali tetap ajeg dan terjaga kelestariannya. Pengembangan ekowisata menjadi salah satu terobosan untuk menggaet wisatawan. Ekowisata harus didukung oleh seluruh stakeholder guna tetap terjaga dan berkelanjutan dalam proses pemanfaatan dan pengembangannya. 
 
Salah satu kearifan lokal dalam Visi Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru” adalah wanakerti. Melalui spirit memuliakan pohon, melindungi hutan dan menjaga bumi merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga keberlangsungan pariwisata. Itu sebabnya seluruh elemen Pemerintah Provinsi Bali secara terintegrasi bekerja bersama untuk mencapai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru.
 
Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali sebagai salah satu perangkat daerah Pemerintah Provinsi Bali bekerjasama dengan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bali mengembangkan digitalisasi persuratan dan arsip secara terintegrasi. Hal ini sudah sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government yang mengamanatkan pengembangan e-government sebagai upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Melalui pengembangan e-government dilakukan penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi.
 
I Wayan Budiasa selaku Kepala Biro Umum dan Protokol menyampaikan bahwa teknologi informasi yang disiapkan berupa aplikasi e-office yang pada pengembangan lanjutannya berbasis pada mobile. Menurutnya aplikasi ini memudahkan proses pengelolaan surat menyurat dan pembuatan, pendistribusian dan pencarian.
 
“Masyarakat akan terlayani secara paripurna atas proses pengajuan surat maupun permohonan yang terkait dengan Pemerintah Provinsi Bali melalui email,” ujarnya.
 
Ia menambahkan surat-surat masuk ke Pemerintah Provinsi Bali akan diproses melalui sistem aplikasi e-office.  Meningkatnya kualitas layanan membuat tingkat kepuasan atas pelayanan persuratan dan arsip pada Biro Umum dan Protokol menjadi meningkat.
 
Lebih Lanjut I Wayan Budiasa menyebutkan bahwa digitalisasi persuratan dan arsip merupakan salah satu upaya mengurangi penggunaan kertas secara massif. Karena dengan menggunakan aplikasi maka budaya mencetak dokumen surat dan mengarsipkan surat berupa kertas akan berkurang.
 
“Berkurangnya penggunaan kertas atau paperless akan berakibat pada berkurangnya penebangan pohon sebagai bahan baku utama kertas. Dengan demikian maka pohon terlindungi, hutan akan lestari dan bumi akan terjaga,” kata mantan Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali.
 
Mari kita bersama-sama go paperless melalui digitalisasi persuratan dan arsip.
wartawan
RED
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.