Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Goro Ekanto Butuh Upaya Bersama Tumbuhkan Kesadaran Pajak Masyarakat

Bali Tribune/ Kepala DJP Bali, Goro Ekanto.
balitribune.co.id | Denpasar - Masih rendahnya kesadaran membayar pajak dari masyarakat tentu menjadi sorotan tersendiri. Hal ini disebabkan  masih kurangnya pemahaman tentang pajak. Untuk meningkatkan pemahaman diperlukan edukasi pajak sejak dini, oleh karena itu DJP kerap melaksanakan program Inklusi Kesadaran Pajak.
 
Pajak merupakan sumber penerimaan terbesar dalam APBN, besarnya tanggung jawab negara dalam menjamin kesejahteraan rakyat melalui pembangunan, memerlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat.
 
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali Goro Ekanto, dalam keterangannya di Denpasar, Kamis (28/11/2019) menyampaikan program inklusi kesadaran pajak merupakan upaya bersama antara Direktorat Jenderal Pajak dengan kementerian yang membidangi Pendidikan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam Pendidikan.
 
Lebih lanjut Goro mengatakan dengan dukungan penuh dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah VIII, pimpinan perguruan tinggi dan dosen mitra inklusi di Bali, hingga saat ini program Inklusi Pajak telah diimplementasikan di 36 Perguruan Tinggi di Provinsi Bali.
 
Sebagai ungkapan terima kasih Kanwil DJP Bali melaksanakan acara Malam Apresiasi Program Inklusi Kesadaran Pajak Tahun 2019, Kamis (21/11/2019) malam pekan lalu di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, Bali. Kegiatan ini dihadiri oleh 170 undangan yang terdiri dari rektor, wakil rektor dan dosen mitra inklusi.
 
Pada kesempatan itu Goro sempat menyampaikan keyakinannya, semangat inklusi pajak ini akan menggema ke seluruh pimpinan perguruan tinggi yang hadir malam ini, sehingga implementasinya dapat segera terwujud di seluruh perguruan tinggi di Bali.
 
Dalam acara ini kata Goro juga dilaksanakan pemberian penghargaan antara lain Universitas Warmadewa terpilih sebagai Perguruan Tinggi Terbaik dalam kategori implementasi program inklusi, dan untuk dosen mitra inklusi terbaik diberikan kepada Asthadi Mahendra Bhandesa dari ITEKES Bali, Ida I Dewa A. Manik Sastri dari Universitas Warmadewa, dan Dewa Nyoman Wija Astawa dari IKIP Saraswati Tabanan.
 
Iapu menyampaikan, bagi masyarakat/Wajib Pajak yang membutuhkan informasi lebih lanjut seputar perpajakan dan berbagai program dan layanan yang disediakan DJP, kunjungi www.pajak.go.id, hubungi Kring Pajak di 1500 200, atau datang lansung ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat. 
wartawan
Arief Wibisono
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.