Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Bali Ajak Masyarakat Sukseskan IMF

IMF WBG - Saat konferensi pers jelang dimulainya sidang IMF-WBG 2018

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak masyarakat Bali untuk turut menyukseskan Annual Meeting IMF-WBG 2018 yang dihadiri 34 ribu delegasi dari 189 negara pada 8-14 Oktober di Nusa Dua, Badung. Pasalnya pulau yang didatangi jutaan turis asing dari berbagai negara tersebut akan mendapatkan manfaat dari terselenggaranya sidang Bank Dunia itu.  Menurutnya, ditunjuknya Bali sebagai tempat penyelenggaraan event akbar yang sangat penting ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat Bali. "Dari penyelenggaraan pertemuan ini Bali memperoleh banyak manfaat langsung maupun tidak langsung dampak jangka pendek dan panjang terhadap peningkatan pembangunan perekonomian," tegasnya kepada awak media di kantor setempat, Renon, Denpasar, Selasa (9/10). Koster menyebutkan manfaat tersebut diantaranya, memperoleh dukungan pembangunan infrastruktur strategis seperti Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, pengembangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pembangunan patung GWK dan penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Regional Sarbagita.  Disamping itu kata dia akan terjadi peningkatkan jumlah kunjungan wisatawan lebih dari 34 ribu orang. Penambahan jumlah lapangan kerja mencapai 32.700 orang atau meningkat 1,26 persen. "Peningkatan PDRB diatas Rp 1,2 triliun dan peningkatan pertumbuhan ekonomi Bali mencapai lebih dari 6,5 persen serta peningkatan promosi dan citra pariwisata Bali dan Indonesia menjangkau 189 negara diseluruh dunia," beber Koster.  Meski perhelatan ini sempat mendapatkan penolakan oleh sejumlah orang dengan melakukan demonstrasi karena dianggap pemborosan uang negara ditengah bencana alam yang melanda bangsa ini dan juga diyakini tidak ada manfaatnya bagi Bali. "Saya tegaskan beberapa orang tersebut tidak mempresentasikan masyarakat Bali sehingga aspirasi yang disampaikan bukan merupakan aspirasi masyarakat Bali," katanya.  Lebih lanjut Koster mengatakan, Bali dikenal sebagai masyarakat yang ramah dan santun khususnya terhadap tamu yang datang ke Pulau Dewata apalagi mereka datang dari berbagai negara. "Kegiatan ini jelas bukan merupakan pemborosan karena dampaknya akan jauh lebih besar bagi kemajuan pembangunan dan perekonomian Indonesia umumnya dan Bali khususnya," tambah Koster.  Pihaknya pun mengimbau seluruh komponen masyarakat Bali mulai dari jajaran pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh adat & masyarakat, instansi swasta, kalangan pariwisata, sampai insan pers untuk secara sadar dan aktif bersama-sama berkomitmen, bertanggungjawab dan mendukung terwujudnya suasana Bali yang aman, nyaman dan damai secara sekala juga niskala. Hal ini demi suksesnya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WBG 2018. "Mari kita buktikan, mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Bali bisa. Bali is the Best," imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.