Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Bali dan BCA Tandatangani KB – PKS Pemberian Fasilitas BCA E-Commerce Payment Gateway

Bali Tribune / KIKA - Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho, Gubernur Bali Wayan Koster, Direktur BCA Jahja Setia Atmadja Santoso, Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto diacara penandatanganan Kesepatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Pemberian Fasilitas BCA E-Commerce Payment Gateway, Selasa (Anggara Paing, Watugunung) 18 Oktober 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar

balitribune.co.id | DenpasarGubernur Bali Wayan Koster bersama Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Jahja Setia Atmadja Santoso menandatangani Kesepatan Bersama (KB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemberian Fasilitas BCA E-Commerce Payment Gateway untuk Mendukung Pelaksanaan Penerimaan Kontribusi Wisatawan pada, Selasa (Anggara Paing, Watugunung) 18 Oktober 2022 di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar yang disaksikan secara langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Giri Tribroto, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santha, dan Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma.

Gubernur Koster memberikan apresiasi dan penghargaan atas kehadiran Direktur PT. BCA Tbk. Jahja Setia Atmadja Santoso bersama jajaran Direksi lainnya ke Bali guna menandatangani KB dan PKS tentang Pemberian Fasilitas BCA E-Commerce Payment Gateway untuk Mendukung Pelaksanaan Penerimaan Kontribusi Wisatawan. “Saya mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali mengucapkan terimakasih atas dukungan PT. BCA Tbk di dalam menjaga alam dan budaya Bali, yang sebelumnya PT. BCA Tbk juga telah berkontribusi memberikan CSR senilai Rp 1 Milyar untuk mendukung pembangunan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) serta CSR satu unit mobil Toyota Avanza untuk mendukung tugas dan fungsi MDA Provinsi Bali di dalam melestarikan Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya dan Kearifan Lokal Bali,” ujarnya.

Sebelum kerjasama ini terjalin, Gubernur Koster menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kontribusi Wisatawan untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali. “Namun belum bisa berjalan optimal tanpa adanya dukungan sistem yang memadai dan dukungan lembaga Perbankan yang kompeten,” ujar orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Karena itulah, kami kembali adakan observasi serta diskusi, dan memutuskan perlu dilakukan perluasan akses membangun kerjasama dengan memilih PT. BCA Tbk, karena BCA memiliki akses pelayanan yang lebih luas jam terbangnya.

Sehingga kerjasama yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali dengan PT. BCA Tbk di dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Daerah dari Kontribusi Wisatawan dengan memanfaatkan BCA E-Commerce Payment Gateway agar terwujudnya efektivitas dan efisiensi pelaksanaan penerimaan Kontribusi Wisatawan untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali adalah bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga alam dan budaya Bali. “Pembangunan budaya di Bali merupakan satu keharusan yang mutlak dan wajib dilakukan guna menjaga eksistensi Bali, agar Bali survive dalam menghadapi berbagai tantangan kedepannya. Karena Bali yang hidup dari sektor pariwisata memiliki keterikatan kuat akan budaya, tanpa budaya pariwisata Bali tidak bisa hidup. Begitu pula kaitannya dengan ekonomi, apabila pariwisata Bali tidak berjalan, maka perekonomian Bali juga tidak berkembang, sehingga akan mempengaruhi pula sektor Perbankan yang tidak bisa beroperasi mengembangkan usahanya,” ujar Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Penguatan ekosistem kepariwisataan di Bali juga diberlakukan dengan Enam Pilar Kepariwisataan Bali, yang meliputi : Pilar Pertama, Bali memiliki kekayaan, keunikan, dan keunggulan adat, tradisi, seni, budaya dan kearifan lokal Bali serta keindahan alam yang harus dibangun dan dijaga dengan serius, konsisten dan terarah. Adat, tradisi, seni, budaya dan kearifan lokal Bali menyatu dalam satu kesatuan tatanan kehidupan beragama di Bali, sehingga Bali memiliki aura, taksu, dan tenget yang menjadikan Bali memiliki kekuatan daya tarik bagi masyarakat dunia, Bali menjadi destinasi wisata utama dunia.

Pilar Kedua, Bali harus memiliki destinasi/daya tarik pariwisata baru dan produk wisata baru yang berkelas dunia dan mampu bersaing, serta memiliki segmen wisata baru. Saat ini sedang dibangun sejumlah program monumental, seperti Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, Bali Maritime Tourism Hub di Denpasar, dan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Buleleng.

Pilar Ketiga, Bali harus menjaga ekosistem alam yang bersih. Oleh karena itu, telah diberlakukan bebagai kebijakan guna mewujudakan ekosistem alam ramah lingkungan, yang dituangkan dalam regulasi/peraturan

Pilar Keempat, Bali harus memiliki infrastruktur darat, laut, dan udara secara terkoneksi dan terintegrasi dengan transportasi yang memadai. Saat ini, Saya sedang gencar membangun infrastruktur, antara lain: 1) Jalan Shortcut Singaraja-Mengwitani yang menghubungkan Bali Utara dan Bali Selatan; 2) Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, yang menghubungkan Gilimanuk-Mengwi, Bali Barat dan Bali Selatan; 3) Pelabuhan Sanur-Denpasar; 4) Pelabuhan Sampalan serta Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Penida, Klungkung; dan 5) Pembangunan sarana-prasarana strategis penyediaan air baku.

Pilar Kelima, Bali harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pada semua level usaha pariwisata. Pilar Keenam, menerapkan tata kelola pariwisata yang berdaya saing dan berpihak pada sumber daya lokal Bali. mor 28 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Pariwisata Bali.

Direktur PT. BCA Tbk. Santoso menyatakan siap mendukung rencana – rencana besar yang digagas Gubernur Koster demi kemajuan Bali, yang tidak hanya memihak masyarakat lokal Bali, wisatawan domestik, namun juga wisatawan mancanegara sebagai pendatang devisa yang juga berhak mendapat pelayanan yang memadai.

“Salah satu program yang sangat luar biasa telah dirancang melalui aplikasi Love Bali, dimana wisatawan mancanegara bisa berkontribusi langsung, dan Saya melihat di aplikasi Love Bali ini menjadi titik awal yang baik untuk menjadi alat indechment antara turis, Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali,” ujarnya.

wartawan
YUE
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.