Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster: Organisasi Adat Harus Jadi Kekuatan Pemersatu Bali

Koster
Bali Tribune / LOKASABHA - Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung yang digelar di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (12/4/2026).

balitribune.co.id I Mangupura - Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan pentingnya peran organisasi adat sebagai kekuatan pemersatu sekaligus penguat tanggung jawab sosial masyarakat Bali dalam Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung yang digelar di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (12/4/2026).

Dalam sambutannya, Koster menekankan bahwa organisasi adat tidak boleh hanya menjadi wadah formal, tetapi harus mampu menjaga warisan leluhur sekaligus menjawab tantangan zaman.

“Organisasi adat tidak hanya sebagai wadah, tetapi harus menjadi kekuatan yang mampu menjaga warisan leluhur sekaligus menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan organisasi berbasis kekerabatan di Bali tidak boleh memicu fragmentasi sosial. Sebaliknya, organisasi harus memperkuat dedikasi internal kepada leluhur (kawitan) dan berkontribusi bagi masyarakat Bali secara luas.

“Bergabung dalam organisasi bukan untuk membentuk paksi-paksi di masyarakat, tetapi untuk memperkuat loyalitas, konsistensi, dan pengabdian yang berdampak bagi Bali,” ujarnya.

Ketua Umum PBMM Kabupaten Badung, Jro Gede Komang Widiarta, turut mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan semangat pengabdian serta memperkuat jati diri sebagai bagian dari masyarakat adat Bali.

“Kita bersatu bukan untuk menjadi lebih besar, tetapi untuk memahami jati diri dan mengabdi demi kesejahteraan bersama,” katanya.

Sementara itu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Gubernur Bali yang dinilainya visioner dan konsisten membangun Bali berbasis budaya.

“Saya banyak belajar dari Pak Gubernur lewat Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Beliau sangat visioner dan sudah memikirkan bagaimana haluan Bali 10 tahun ke depan. Siapapun pemimpin Bali tinggal menjalankan haluan yang telah dirangkum,” ujarnya.

Adi Arnawa juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap mendapatkan arahan langsung dari Koster dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, terutama dalam memastikan pembangunan tetap berpijak pada nilai-nilai budaya Bali.

“Saya sering dimentori oleh Pak Gubernur menghadapi tantangan ke depan. Pembangunan Bali harus berbasis budaya,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti kemampuan Koster dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat sehingga berbagai proyek strategis di Bali mendapatkan dukungan anggaran dari APBN.

Selain menyoroti peran organisasi adat, Koster juga memaparkan sejumlah proyek strategis Pemerintah Provinsi Bali, termasuk pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang krisis sampah, terutama pasca-penutupan TPA Suwung.

Proyek PSEL tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2027 dengan teknologi insinerasi modern yang mampu mengonversi sampah residu menjadi energi listrik (waste to energy). Fasilitas ini dirancang untuk menangani volume sampah dari kawasan Sarbagita—Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan—guna mengurangi ketergantungan pada sistem pembuangan terbuka.

Di sektor penataan kawasan suci, pemerintah juga membangun fasilitas parkir bertingkat di kawasan Pura Ulun Danu Batur untuk mengatasi kemacetan, khususnya saat pelaksanaan upacara besar. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pemedek dan wisatawan.

Sementara itu, di kawasan Pura Besakih, dilakukan renovasi pelinggih dengan tetap mempertahankan pakem arsitektur tradisional Bali. Selain itu, penguatan infrastruktur jalan menuju kawasan pura juga menjadi prioritas guna meningkatkan aksesibilitas dan keamanan, termasuk mitigasi potensi longsor di wilayah perbukitan.

Lebih lanjut, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,27 triliun untuk 206 paket pekerjaan infrastruktur di Bali pada 2026. Program tersebut mencakup pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM), pengamanan pantai di wilayah rawan abrasi, kelanjutan proyek shortcut Singaraja–Mengwitani, serta pembangunan sistem sanitasi terpusat di kawasan wisata.

wartawan
KSM
Category

Dua Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Kediri

balitribune.co.id I Tabanan - Sebatang pohon mahoni berukuran besar tumbang di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, pada Minggu (12/4/2026) malam.

Insiden ini mengakibatkan dua unit mobil yang sedang melintas mengalami kerusakan serius akibat tertimpa batang pohon yang melintang di jalan.

Baca Selengkapnya icon click

K3S Badung Resmikan Pelatihan Pembuatan Banten, Berdayakan PPKS Lewat Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Banten bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kegiatan yang digagas oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung ini dilaksanakan pada Senin (13/4/2026) bertempat di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Bongkasa Pertiwi Terapkan Pengawasan Pemilahan Sampah Secara Digital

balitribune.co.id I Mangupura - Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa untuk menumbuhkan kesadaran warganya memilah sampah organik dan anorganik. Seperti gebrakan yang dilakukan Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi Kabupaten Badung membuat inovasi pengawasan pemilahan sampah secara digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Investor Kuasai Lahan 80 Hektar, Pansus TRAP Minta BPN Evaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Pansus Tata Ruang Perizinan dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong Gubernur Bali mempertimbangkan perlunya membentuk Satuan Tugas Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Satgas TRAP) Provinsi Bali untuk agenda pemuliaan alam, manusia dan kebudayaan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Pembahasan Ranperda Pajak dan Retribusi Alot, DPRD Buleleng bakal Panggil Pelaku UMKM

balitribune.co.id I Singaraja - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Buleleng saat ini tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah bersama pihak Eksekutif. Salah satu poin krusial yang masih menjadi perdebatan adalah rencana pengenaan pajak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rapat kerja bersama jajaran eksekutif digelar, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.