Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Pastika Bantu Anak Yatim Piatu Di Bebandem

yatim piatu
Dua anak yatim piatu di Br. Tihingan Kauh Desa Bebandem, Karangasem, Ni Putu Suniati, (19) dan adiknya I Komang Gede Suarjana (14) tunjukkan kartu BPJS yang mereka miliki.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika melalui staf Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali belum lama ini berkunjung ke Br.Tihingan Kauh Desa Bebandem Karangasem. Kunjungan dimaksud dilakukan guna meninjau kondisi serta memberikan bantuan bagi dua anak yatim piatu yang ada di banjar tersebut. Adalah Ni Putu Suniati, (19) dan adiknya I Komang Gede Suarjana (14) dua anak yatim piatu di Br. Tihingan Kauh  Desa Bebandem, Karangasem memperoleh bantuan dari Gubernur Bali. Sepeninggal kedua orang tuanya (Ni Wayan Luh Asih 7 tahun silam serta ayahnya, I Ketut Lapir, red), kondisi kakak adik ini sangatlah memprihatinkan. Berdasarkan data kependudukan desa setempat, keluarga itu tercatat sebagai KK miskin. Setiap bulannya, keluarga ini memperoleh jatah Raskin dari pemerintah serta bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 1,8juta. Sayangnya, I Komang Gede Suarjana yang masih tercatat sebagai siswa kelas di SMPN 1 Bebandem belum memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), sementara Ni Putu Suniati yang baru saja menamatkan pendidikannya akan memilih untuk bekerja setelah pelaksanaan upacara pengabenan mendiang ayahandanya 5 Juni 2018 ini. Menurut Perbekel Bebandem,  I Gede Partadana kedua anak itu tidaklah benar anak-anak terlantar. “Kedua anak ini tidak terlantar, mereka terurus bahkan memiliki keluarga (paman dan bibi) yang akan saling membahu untuk memperhatikan kelanjutan hidup mereka," tegasnya. Saat ini,  dua bersaudara (Ni Putu Suniati dan adiknya I Komang Gede Suarjana tinggal disebuah rumah yang merupakan bantuan bedah rumah dari Kabupaten Karangasem tahun 2015. Namun sayang, tempat tinggal mereka tidak memiliki kamar mandi, dapur dan jauh dari jalan desa. Untuk keperluan makan mereka tetap mengandalkan bantuan dari paman dan bibi mereka (Nengah Kinten dan Wayan Suweca) yang berprofesi sebagai petani.

wartawan
Release
Category

Jelang Lebaran, Tarif Bus AKAP di Tabanan Melonjak 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Pesiapan, Tabanan, melonjak hingga 70 persen menjelang arus mudik Lebaran 2026. Kenaikan tarif ini dipicu oleh tingginya permintaan kursi serta penyesuaian tarif musiman untuk jadwal keberangkatan pada 16 hingga 18 Maret 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

BPBD Karangasem Catat 29 Kejadian Bencana

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik. Di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, pohon berukuran besar tumbang dan menghantam bangunan serta mobil Pick Up milik salah satau warga setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.