Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Pastika Dengarkan Paparan 6 Finalis Karya Tulis Ilmiah Pejabat Eselon

PEMAPARAN - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendengarkan pemaparan karya tulis ilmiah dari enam pejabat eselon 3 dan 4 yang karyanya terpilih menjadi tiga terbaik untuk tiap tingkat eselonnya di lingkungan Pemprov Bali di Ruang Rapat Gubernur Bali, Selasa (7/8).

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendengarkan pemaparan karya tulis ilmiah dari enam pejabat eselon 3 dan 4 yang karyanya terpilih menjadi tiga terbaik untuk tiap tingkat eselonnya di lingkungan Pemprov Bali di Ruang Rapat Gubernur Bali, Selasa (7/8). Gubernur Pastika yang didampingi sejumlah Kepala OPD terkait di Pemprov Bali menyampaikan apresiasinya dan penghargaannya kepada hasil karya para finalis karya tulis ilmiah yang menurutnya dari tahun ke tahun semakin bagus, kreatif dan inovatif. Ditambahkan Pastika, lomba karya tulis  ilmiah yang rutin digelar tiap tahunnya ini telah berhasil memotivasi jajarannya untuk terus berinovasi, berkreativitas untuk membuat suatu perubahan kearah yang lebih baik. " Saya senang, semuanya bagus. Dari tahun ke tahun inovasi semakin bagus, cara presentasi juga semakin bagus. Bagi saya kalian semua juara satu, " imbuhnya.  Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bali I Wayan Suarjana dalam laporannya terkait seleksi karya tulis ilmiah menyampaikan bahwasannya kegiatan ini dilakukan serangkaian dengan peringatan Hari Jadi ke 60 Provinsi Bali. Suarjana menambahkan dari sekitar 252 karya tulis pejabat Eselon 3 dan 885 karya tulis pejabat Eselon 4, telah ditetapkan tiga karya tulis terbaik dari masing-masing eselon untuk dipaparkan dihadapan Gubernur Bali. Penentuan finalis karya tulis ilmiah telah melalui proses penilaian yang ketat dengan melibatkan tim penilai dari unsur Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali serta para Widyaiswara.  Dalam pemaparan kali ini terdapat enam finalis tiga besar yang terdiri dari tiga finalis karya tulis ilmiah eselon 3 dan tiga finalis dari eselon 4. Adapun nama-nama finalis eselon 3 yang berkesempatan memaparkan karya tulisnya di depan Gubernur adalah Dewa Ayu Puspa Dewi, ST, M.um , Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bali dengan karya tulis berjudul Klinik Bangun Gedung Terintegrasi, finalis kedua adalah Gede Pramana, ST, MT Sekretaris pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Bali dengan karya tulisnya Ru Su Wa Nu ( Rumah Susun Sewa Nuansa Berbudaya Bali)  dan finalis yang ketiga adalah Standly Juwono Edwin Suwandhi, ATD, MT Kepala Bidang Keterpaduan Moda pada Dinas Perhubungan Provinsi Bali dengan judul karya tulis ilmiah Penyiapan Dokumen Kelayakan Investasi Penyediaan Infrastruktur Transportasi Melalui Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha Studi Kasus: Pembanguan Kereta Api Lalu Lintas Mengwitani-Singaraja. Sementara itu, para finalis karya tulis ilmiah dari eselon 4 yaitu Putu Agus Yudiantara, A.Par, M.Par ,Kepala Seksi Promosi Pariwisata pada Dinas Pariwisata Provinsi Bali dengan karya tulisnya berjudul Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat Menuju Bali Mandara, finalis kedua menduduki jabatan sebagai Kepala Seksi Olahraga Rekreasi dan Tradisional pada Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Bali, Luh Made Seriarningsih S.Kom, MAP dengan karya tulis berjudul Pemberdayaan Olah Raga Masyarakat Melalui Gemora (Gerakan Masyarakat Berolahraga Menuju Bali Bugar dan Seha)t. Finalis ketiga di jenjang eselon 4 adalah I Gede Agus Arjawa Tangkas, SH, MSi Kepala Seksi Tanggap Darurat Bencana dan Pelayanan Kegawatdaruratan pada UPT Pusdalops PB BPBD Provinsi Bali dengan karya tulis ilmiah berjudul Mewujudkan Perencanaan Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Kebencanaan.

wartawan
Release
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.