Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Pastika Ingatkan Warga Serius Songsong Kemajuan Nusa Penida

Gubernur Bali Made Mangku Pastika
Gubernur Pastika berbincang-bincang dengan salah seorang warga di Nusa Penida serangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah itu akhir pekan kemarin.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menginginkan masyarakat Nusa Penida bersiap siap serta bersungguh sungguh membangun kesadaran dalam menyongsong kebangkitan dari daerahnya. Hal tersebut disampaikan Gubernur Pastika saat menggelar simakrama dengan warga Nusa Penida di Wantilan Pura Dalem Peed, Nusa Penida, Klungkung akhir pekan kemarin. Dalam simakrama  yang dilaksanakan serangkaian kunjungan kerja di Nusa Penida tersebut, Gubernur Pastika menyampaikan, Nusa Penida telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal itu memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Sebagai daerah pariwisata, Gubernur Bali mengingatkan masyarakat Nusa Penida untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan mengingat kebersihan adalah bagian penting dalam pariwisata. Tumpukan sampah  terutama sampah plastik  tidak hanya akan memberi dampak buruk pada lingkungan sekitar saja namun  sampah plastik yang bersumber dari daratan dapat mencemari  lautan dan memberi citra buruk bagi pariwisata bahari. "Nusa Penida bisa bagus kalau bersih, kalau mau wisatawan datang maka  jaga kebersihan. Bila perlu hias pulau ini dengan tanaman bunga sehingga akan sejuk dan indah. Semua pihak saya minta berperan nyata dalam mewujudkannya. Pemerintah juga  akan terus mendukung pembangunan infrastruktur baik itu jalan, air serta listrik sehingga akan menunjang perkembangan pariwisata Nusa Penida ke arah yang lebih baik, "imbuhnya. Ditambahkan Pastika, sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, masyarakat Nusa Penida juga diminta untuk mewaspadai sisi negatif yang mungkin ditimbulkan oleh pesatnya pariwisata seperti peredaran narkoba serta penyebaran HIV AIDS. "Pariwisata yang maju membawa peningkatan kesejahteraan dan lowongan pekerjaan, disisi lain pariwisata juga membawa sisi negatif yang harus kita waspadai. Jangan sampai pulau ini tercoreng dengan narkoba maupun HIV AIDS. Mari kita bersungguh sungguh bangun kesadaran  untuk menyongsong kebangkitan Nusa Penida sebagai telor emasnya Bali, "tuturnya. Dalam simakrama yang turut dihadiri oleh Penjabat  Bupati Gianyar, Penjabat  Sementara Bupati Klungkung, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali dan Kabupaten Klungkung serta masyarakat Nusa penida ini, juga diserahkan bantuan sembako kepada 100 lansia yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang lansia oleh Gubernur Pastika. Seusai menggelar simakrama, rombongan Gubernur Bali juga berkesempatan meninjau program bedah rumah yang terletak di Dusun Jurangaya, Desa Kutampi Atas, Nusa Penida yang merupakan rumah milik pasangan Kadek Widastra (29) dan Kadek Marsini (26) yang tinggal beserta keempat anaknya. Ditempat yang sama di Dusun Jurangaya, Gubernur dan rombongan juga berkesempatan meninjau Simantri 686 Panca Buana Kerti. Gubernur berharap, kedepannya keberadaan Simantri memberi manfaat semakin besar bagi para petani di Nusa Penida. Selanjutnya, Gubernur dan rombongan juga meninjau Rumah Sakit Pratama Nusa Penida. Dalam kesempatan tersebut Gubernur berharap rumah sakit dapat segera memiliki dokter spesialis khususnya dokter spesialis kandungan sehingga dapat membantu ibu-ibu yang akan  melahirkan yang memerlukan tindakan operasi sesar. Diakhir kunjungannya, Gubernur Pastika beserta rombongan berkesempatan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Dalem Peed, Nusa Penida.

wartawan
Release
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.